Berita NTT

Pemda Mabar-CV Bidadari Permai Teken Kerja Sama Bank NTT untuk Program Tanam Jagung Panen Sapi

Bank NTT terus membangun komitmen untuk mendukung pemerintah daerah  dalam meningkatkan kesejahteraan  masyarakat terutama dalam program

Penulis: Paul Burin | Editor: Ferry Ndoen
ISTIMEWA
PKS- Penandatanganan PKS antarBank NTT, Pemda Mabar dan Manajemen CV Bidadari Permai di Labuan Bajo, Jumat, 5 Agustus 2022. 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Bank NTT terus membangun komitmen untuk mendukung pemerintah daerah  dalam meningkatkan kesejahteraan  masyarakat terutama dalam program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS).  Ini dinyatakan dalam  Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank NTT dengan  Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat  (Mabar)  dengan CV Bidadari Permai di Ruang Kerja Bupati Mabar, Jumat, 5  Agustus 2022.  

Dalam rilis yang diterima, Minggu, 7 Agustus 2022, dalam PKS itu Bank NTT berkomitmen untuk memberikan fasilitas kredit bagi para petani di Mabar. Pemberian kredit ini menjadi sangat spesial dan ekslusif karena hanya diperuntukkan bagi para petani yang  berpartisipasi dalam program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS)

Melalui program ini para petani yang telah memenuhi persyaratan perbankan dan telah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Tanaman Pangan, Kortikultura dan Perkebunan Mabar berkesempatan mendapatkan pinjaman hingga Rp 10 juta rupiah  yang akan digunakan untuk memulai aktivitas penyiapan lahan pertanian, pembelian bibit, pupuk dan obat-obatan pertanian. 

Selain itu,  melalui PKS ini,  petani akan mendapatkan berbagai keuntungan lain,  di antaranya pendampingan teknik budidaya pertanian, ketersediaan berbagai sarana produksi pertanian (Saprodi) seperti pupuk dan obat-obatan pertanian,  selain  kepastian hasil  panen petani akan dibeli dengan harga pasaran yang berlaku. Peran ini akan dilakoni oleh off teker atau pembeli hasil, dalam hal ini  CV Bidadari Permai dengan Direktur Charles Angliwarman.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan  Mabar, Laurensius Halu, SST,  menjelaskan, "Program TJPS merupakan landasan dasar untuk mewujudkan ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi di Kabupaten Mabar."

Secara nasional kata dia,  kebutuhan jagung sangat tinggi, namun pasokan dalam negeri sangat rendah. Ia mengutip  sindo.com pada 22 Mei 2022 yang lalu. Disebutkan,  Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin),  Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, kebutuhan bahan baku jagung bagi industri pangan yang mencapai sekitar 1,2 juta ton pada 2021, baru dapat dipenuhi dari pasokan dalam negeri sebesar tujuh ribu ton. Sedangkan kebutuhan jagung untuk industri pangan di tahun 2022 diperkirakan meningkat menjadi sekitar 1,5  sampai 1,6 juta ton seiring dengan sudah beroperasinya satu investasi industri pati jagung baru di dalam negeri.

Oleh karena itu,  baik Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan maupun Off Teker CV Bidadari Permai, berencana memanfaatkan 2.000 hektar lahan pertanian untuk Program TJPS. 

Charles Angliwarman S.Si, selaku pihak off taker, mengatakan,  dengan target pemanfaatan 2.000 hektar lahan pertanian, maka ia  akan mampu produksi sebanyak 16.000 ton jagung. Jumlah tersebut belum mampu menyuplai seluruh kebutuhan jagung dalam negeri. Karena itu,  Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mabar,  ini mengatakan,   prospek bisnis ini sangat baik dan akan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Mabar. Charles juga bertekat akan menyukseskan program ini. 

Ia mengatakan, hampir 10 tahun ia dipercayakan  sebagai Distributor Pupuk dan Saprodi Pertanian  bekerja sama dengan PT Petrokimia Gresik dan PT Petrosida Gresik. 

Charles juga menyampaikan  terima kasih kepada Gubernur NTT dan Bupati Mabar atas program yang luar biasa ini. Ia berharap agar semua petani yang sudah disetujui oleh Bank NTT terus membangun kerja sama atau  kolaborasi yang baik antara Bank NTT, Pemda Mabar  dalam hal ini Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Tim Koordinator TJPS Provinsi, Kepala BPP dan  Koordinator PPL di lapangan. 

Jika kerja sama berjalan baik, kata dia, maka  tahun 2023 hasil akan dituai.  Charles juga akan menyiapkan tenaga teknis/ahli untuk membantu petani bila ada hama yang menyerang. (*/pol)

PKS- Penandatanganan PKS  antarBank NTT, Pemda Mabar dan Manajemen CV Bidadari Permai di Labuan Bajo, Jumat, 5 Agustus 2022.
PKS- Penandatanganan PKS antarBank NTT, Pemda Mabar dan Manajemen CV Bidadari Permai di Labuan Bajo, Jumat, 5 Agustus 2022. (ISTIMEWA)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved