Berita Kota Kupang

Perlu Dorong Pembiayaan Ultra Mikro di NTT

Kami juga melihat ada program pemerintah NTT yakni Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS). Program ini perlu mendapat dukungan sehingga dapat berhasil,

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
FOTO BERSAMA - Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DjPB) Provinsi NTT, Catur Ariyanto Widodo, Kepala Dinas Koperasi, Nakertrans Provinsi NTT, Sylvia R. Peku Djawang, Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay pose bersama pada acara Sosialisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) bagi LKBB calon penyalur dan Pemda se-NTT yang berlangsung di Kanwil DjPB NTT, Rabu 3 Agustus 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- "Jadi perlu secara bersama baik pemerintah daerah dan pusat mendorong pembiayaan ultra mikro sehingga dapat digunakan masyarakat guna mendukung Usaha Ultra Mikro di NTT,".

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan atau DjPB Provinsi NTT, Catur Ariyanto Widodo, S.E, M.Int.Dev.Ec  pada acara

Sosialisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) bagi LKBB calon penyalur dan Pemda se-NTT yang berlangsung di Kanwil DjPB NTT, Rabu 3 Agustus 2022.

Menurut Catur, perlu dukungan pemerintah baik pusat maupun daerah agar mendorong pembiayaan ultra mikro, karena pembiayaan ini baik bagi kelompok usaha atau pelaku usaha.

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Pria Hangus Terbakar di Liliba Kota Kupang

"Kita melihat masyarakat perlu diberi akses literasi pembiayaan. Kami juga melihat apa yang diberikan melalui pembiayaan yang diberikan oleh pusat investasi pemerintah ini bisa memperkaya khasanah akses pembiayaan di NTT," kata Catur.

Bahkan, lanjutnya, bisa sekaligus akan menjadi alternatif dalam pembiayaan usaha masyarakat.

Dikatakan, pihaknya melihat juga ada beberapa program di Provinsi NTT yang perlu didukung. 

"Kami juga melihat ada program pemerintah NTT yakni Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS). Program ini perlu mendapat dukungan sehingga dapat berhasil," kata Catur.

Menurut dia, tentu tidak saja program TJPS, tetapi juga program lainnya.

Bahkan, lanjutnya, kedepan koperasi-koperasi juga memberikan akses pembiayaan kepada masyarakat.

"Jika kita melihat soal program pembiayaan ultra mikro di NTT, pada semester 1 hanya sekitar Rp 33 miliar, kemudian pelaku usaha yang ikut terkait sekitar 9000, tetapi kalau kita lihat di di tahun 2022 ini yakni pada semester 1 kelompok usaha yang ikut serta sudah 20.000-an," katanya.

Baca juga: Info Cuaca Kota Kupang Hari Ini Selasa 2 Agustus 2022, Kupang Oelamasi Malam Hari Cerah

juga mengatakan, total dana yang sudah disalurkan sekitar Rp 79 miliar.

Jadi kami boleh sampaikan bahwa ada peningkatan debitur sekitar 121 persen dan peningkatan nilai yang disalurkan itu  mencapai 137 persen," ujarnya.

Catur juga mengharapkan para  penyalur di koperasi  sudah bisa mengendalikan NPL, bahkan 
bisa menjaga kesinambungannya. "Kita dukung agar masyarakat banyak yang ikut program ini," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved