Berita Manggarai Barat Hari Ini

Tegakkan Hukum, Kantor Imigrasi Labuan Bajo Deportasi WNA Terpidana UU IT

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo Jaya Mahendra proses deportasi ini merupakan  tindak lanjut Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK)

Penulis: Paul Burin | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
SIAP DEPORTASI - Dua orang petugas mendampingi MGS (tengah) siap dideportasi ke negaranya Bulgaria. Sebelumnya, MGS merupakan tahanan Rutan Kelas II B Ruteng dengan kasus terkait Informasi dan Transaksi Elektronik dan melanggar Pidana Pasal 30 Ayat (3) UU NO 19 Tahun 2016 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJOSeorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial MGS asal Bulgaria dideportasi oleh Kantor Imigrasi Labuan Bajo melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta,  pada Selasa, 2 Agustus 2022 sekitar pukul 16.00 WIB. 

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo Jaya Mahendra proses deportasi ini merupakan  tindak lanjut Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) atas pelanggaran Pasal 75 Ayat 1 UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Proses pendeportasian sendiri telah dilakukan sejak Senin, 1 Agustus 2022.

Sebelumnya, MGS merupakan tahanan Rutan Kelas II B Ruteng dengan kasus terkait Informasi dan Transaksi Elektronik dan melanggar Pidana Pasal 30 Ayat (3) UU NO 19 Tahun 2016.

Setelah menyelesaikan masa tahanannya, MGS dipindahkan ke Ruang Detensi Kantor Imigrasi Labuan Bajo untuk menunggu jadwal pendeportasian.

Baca juga: Sesditjen HAM Beri Penguatan Pelayanan Berbasis HAM pada Kantor Imigrasi Labuan Bajo

Dijelaskan Jaya Mahendra pihaknya menurunkan dua personel untuk melakukan pendeportasian.

Dalam prosesnya, pelaksanaan deportasi tersebut didampingi oleh petugas Kantor Imigrasi Labuan Bajo dari Bandar Udara Komodo menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin, 1 Agustus 2022. 

Pendeportasian dilaksanakan pada Selasa,  2 Agustus 2022 diawali dengan pemeriksaan administrasi terhadap MGS. 

Menggunakan Malaysia Airlines, MGS menuju Kuala Lumpur dan Dubai yang selanjutnya menuju Sofia Airport, Bulgaria.

“Pendeportasian ini sebagai bentuk nyata penegakan hukum keimigrasian terhadap WNA yang berada di wilayah Indonesia sehingga seluruh WNA yang berada di Indonesia bisa menaati peraturan yang berlaku,” tegas Jaya Mahendra. (*/pol)

Ikuti terus berita Pos-Kupang.com di NEWS GOOGLE

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved