Berita Malaka
Pemda Malaka Berhasil Distribusi 17 Ribu Kartu Malaka Sehat atau KMS ke Masyarakat
Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Malaka melalui Dinas Kesehatan berhasil distribusi tujuh belas ribu kartu malaka sehat (KMS) kepada masyarakat.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN - Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Malaka melalui Dinas Kesehatan berhasil distribusi tujuh belas ribu kartu malaka sehat (KMS) kepada masyarakat.
Program KMS ini merupakan salah satu bukti konkret dari pemerintah yang dipimpin Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak., SH., MH., dan Wakil Bupati Louise Lucky Taolin, S.Sos kepada masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Malaka, dr. Sri Charo Ulina atau akrab dikenal Lina Sembiring kepada Pos Kupang di Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, pada Senin 1 Agustus 2022 membenarkan hal tersebut.
"Iya betul, untuk pencetakan KMS sementara sudah mencapai 17 ribu yang didistribusikan dan penyaluran dari bulan Juni - Juli 2022 ini," jelasnya. Penyaluran ini kepada seluruh masyarakat yang ada pada 127 desa pada 12 kecamatan ini.
Dikatakannya, dalam proses anggaran perubahan untuk APBD perubahan diusulkan lagi sebanyak dua puluh ribu (KMS) kepada masyarakat.
"Iya semoga bisa direalisasikan dalam sidang anggaran perubahan ini, agar bisa distribusi pada masyarakat yang belum memiliki," tandasnya singkat.
Baca juga: Dinas Pendidikan Ajukan Data Realisasi Bantuan Program Kartu Malaka Cerdas
"Karena kita masukan data ke BPJS diakhir bulan dan baru bisa dicetak pada bulan berikutnya. Misalnya ini bulan 500 KMS bulan depan 500 KMS lagi. Jadi prosesnya bertahap," tambah dokter Lina Sembiring.
Terkait dengan proses pendistribusian ini kata dokter Lina bahwa dilakukan setiap Puskesmas atau kolaborasi dengan desa yang ada di kabupaten Malaka.
"Jadi setiap kali ada kegiatan pembagian bantuan langsung tunai (BLT) atau kegiatan vaksinasi bisa kita bagi melalui itu, bagi sesuai data yang ada," katanya.
Selain itu, ia menyarankan bagi masyarakat yang belum terakomodir atau belum mendapatkan KMS sebaiknya dimasukan lewat Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malaka.
"Nanti dari Dinsos mengusulkan ke Pemerintah Pusat dan diintervensi melalui Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)," ujarnya.
Kita berharap agar masyarakat yang belum diakomodir untuk terima KMS tahun ini bisa terdata untuk menerimanya.
Odilia Seran salah satu warga Desa Oan Mane Kecamatan Malaka Barat yang belum terakomodir untuk terima KMS ini ia sudah berupaya untuk masukan berkas ke Puskesmas terkait.
"Iya kita berharap agar dokumen yang sudah dikasih masuk bisa direalisasikan oleh pemerintah," katanya kepada Pos Kupang di Betun, Senin 1 Agustus 2022.(*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
