Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Juli 2022, Mencintai Kejujuran dan Kebenaran

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Ignasius TA dengan judul Mencintai Kejujuran dan Kebenaran.

Editor: Agustinus Sape
WIKIPEDIA
YOHANES PEMBAPTIS - Atas permintaan putrinya, Raja Herodes menyuruh memenggal kepala Yohanes di penjara dan kepala Yohanes itu pun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Ignasius TA dengan judul Mencintai Kejujuran dan Kebenaran.

Pihak Ignasius TA menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk Yeremia 26:11-16 24, dan bacaan Injil Matius 14:1-12.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan teks lengkap bacaan Sabtu 30 Juli 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

Kekuasaan dan gengsi adalah sesuatu yang melanda hidup manusia dari dulu sampai sekarang. Banyak orang berjuang agar jabatan dan pamornya tidak terganggu sedikitpun, apapun taruhannya.

Hari ini kita bersama mendengar sikap yang tidak terpuji dari Herodes raja wilayah. Ia ditegur oleh Yohanes Pembaptis karena peristiwa Herodias. "Tidak halal engkau mengambil Herodias!".

Herodias adalah istri Filipus saudaranya. Lalu Herodes, raja wilayah itu ingin membunuh Yohanes. Niat jahatnya menurut Kitab Suci hari ini, akhirnya terlaksana. Yohanes Pembaptis mati karena dipenggal kepalanya oleh orang-orang suruhan Herodes.

Hidup dan mati ada dalam tangan Tuhan. Tuhan tidak menghendaki kematian orang benar. Yohanes adalah tumbal dari sebuah kebenaran yang sedang ditegakkan.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Juli 2022, Matinya Nurani Kemanusiaan

Ajaran kristiani menegaskan apa pun taruhannya kebenaran harus ditegakkan. Yohanes Pembaptis adalah teladan bagi kita. Ia adalah Nabi tapal batas yang mencintai kebenaran dan kejujuran.

Kenabiannya mengundang kita untuk menjadi penegak kebenaran, meski nyawa adalah taruhannya.

Semoga kita tidak takut menghadapi segala bentuk kekuasaan dan manipulasi yang sedang berkembang di dalam kehidupan kita.

Marilah berdoa

Ya Tuhan yang Maha murah, kerendahan hati adalah keutamaan dasar yang mesti kami hidupi di dalam keseharian kami. Semoga pikiran, hati, dan jiwa kami selalu dipenuhi Roh ilahi. Mampukanlah kami untuk berjalan dalam terang dan damai-Mu, Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, Amien.

Teks Lengkap Bacaan Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Juli 2022

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Juli 2022.
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Juli 2022. (Tokopedia)

Bacaan Pertama: Yeremia 26:11-16

Yeremia hendak dihukum mati

Pembacaan dari Kitab Yeremia:

Kemudian berkatalah para imam dan para nabi itu kepada para pemuka dan kepada seluruh rakyat itu, katanya: "Orang ini patut mendapat hukuman mati, sebab ia telah bernubuat tentang kota ini, seperti yang kamu dengar dengan telingamu sendiri."

Tetapi Yeremia berkata kepada segala pemuka dan kepada seluruh rakyat itu, katanya: "Tuhanlah yang telah mengutus aku supaya bernubuat tentang rumah dan kota ini untuk menyampaikan segala perkataan yang telah kamu dengar itu.

Oleh sebab itu, perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara TUHAN, Allahmu, sehingga TUHAN menyesal akan malapetaka yang diancamkan-Nya atas kamu.

Tetapi aku ini, sesungguhnya, aku ada di tanganmu, perbuatlah kepadaku apa yang baik dan benar di matamu.

Hanya ketahuilah sungguh-sungguh, bahwa jika kamu membunuh aku, maka kamu mendatangkan darah orang yang tak bersalah atas kamu dan atas kota ini dan penduduknya, sebab TUHAN benar-benar mengutus aku kepadamu untuk menyampaikan segala perkataan ini kepadamu."

Lalu berkatalah para pemuka dan seluruh rakyat itu kepada imam-imam dan nabi-nabi itu: "Orang ini tidak patut mendapat hukuman mati, sebab ia telah berbicara kepada kita demi nama TUHAN, Allah kita."

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: maz. 69:15-16, 30-31,33-34

Refr: Pada waktu engkau berkenan, jawablah aku ya Tuhan

* Lepaskanlah aku dari dalam lumpur, supaya jangan aku tenggelam, biarlah aku dilepaskan dari orang-orang yang membenci aku, dan dari air yang dalam! Janganlah gelombang air menghanyutkan aku, atau tubir menelan aku, atau sumur menutup mulutnya di atasku.

* Tetapi aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku! Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur

* Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali! Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.

Bait Pengantar Injil: Alleluya

Refr: Alleluya, Alleluya, Alleluya

Berbahagialah yang dikejar-kejar karena taat kepada Tuhan, sebab bagi merekalah Kerjaan Surga

Bacaan Injil: Matius 14:1-12

Yohanes Pembaptis dibunuh

Inilah Injil suci menurut Matius:

Pada masa itu sampailah berita-berita tentang Yesus kepada Herodes,  raja wilayah.

Lalu ia berkata kepada pegawai-pegawainya, "Inilah Yohanes Pembaptis; ia sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam-Nya."

Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya.

Karena Yohanes pernah menegornya, katanya, "Tidak halal engkau mengambil Herodias!"

Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi.

Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka dan menyukakan hati Herodes, sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya.

Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata, "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam."

Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya.

Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya.

Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya.

Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik lainnya

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved