Berita Kupang
Indahnya Pantai Sulamanda yang Bangkit Dengan Dana Desa
Disana pangunjung akan disuguhi pasir putih dengan gulungan ombak kecil yang memanjakan mata.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Kabupaten Kupang tidak kurang akan destinasi wisata yang mengundang banyak wisatawan.
Di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah bagian utara wilayah itu ada satu desatinasi wisata pantai yang murni dibangun dari dana desa.
Namanya Pantai Sulamanda letaknya sekitar 2 Km dari batas Kota Kupang. Pantai yang indah dan eksotis ini pengembangannya murni dari dana desa yang sejak tahun 2017 mulai dilakukan pengembangan.
Baca juga: Usai Gowes Bareng Komunitas Sepeda Kupang, Wagub tanam Kelapa Hibrida di Sulamanda
Jalan menuju pantai sulamanda juga pengunjung disuguhi dengan hamparan persawahan yang sedang digarap kembali di musim tanam kedua.
Kedepan pemerintah desa juga akan mulai menata kembali bukan hanya pantai sulamanda sebagai wisata namun akan membuat desa Mata Air sebagai desa wisata.
Disana pangunjung akan disuguhi pasir putih dengan gulungan ombak kecil yang memanjakan mata.
Di pesisir pantai dibuat sebuah ayunan dan beberapa hiasan lain yang dipasang juga ada papan nama pantai sulamanda yang dicat merah serta sebuah patung kura-kura.
Fasilitasnya cukup lengkap, ada bar untuk karoke, lopo-lopo, ada juga tempat lesehan dan penjual aneka makanan dan minuman yang bisa menunjang kegiatan pariwisata disana.
Baca juga: Cegah Wabah Corona, Pemdes Mata Air Tutup Sementara Kawasan Wisata Sulamanda
Bagi pengunjung jangan takut semua akomodasi harganya masih terjangkau mulai dari karcis masuk hingga biaya sewa lopo maupun harga makanan dan minuman disana.
Senyum, sapa, sambut hal lumrah disana, bahkan dengan ramah para memilik lapak atau kios mereka akan meminta pengunjung singgah dilapak mereka.
Pengembangan wisata sulamanda sendiri dikembangkan sejak tahun 2017 sejak kepala desa Benyamin Kanuk dengan memberikan suntikan dana kepada bumdes Ina Huk yang mengelola wisata pantai itu.
Tahun 2017 pemdes lewat alokasi dana desa menyuntik modal 100 juta rupiah demikian juga tahun 2018, dan di tahun 2019 hanya penyertaan modal sebesar 50 Juta rupiah.
"Kami sebelum pandemi covid -19 satu tahun untung sampai 37 juta, tapi setelah pandemi covid hanya bisa mendapat sekitar 7 juta," tukas kades Beni Kanuk.
Baca juga: OMK Paroki St. Petrus Rasul TDM Baksos di Pantai Sulamanda
"Pantai yang indah, lebih ditata dengan baik lagi, tunjukan kalau sulamanda itu sangat indah," tutur Yeni Bili pengunjung saat sedang menikmati indahnya pantai sulamanda.
Wisata itu juga menyajikan sunset yang sangat indah pada sore hari dan pengunjung dengan bebas menyaksikan keindahan sore hari.(Ryan Tapehen)