Jokowi Kunjungi Labuan Bajo

Presiden Jokowi Resmikan SPAM Wae Mese II di Labuan Bajo 

kemudian penataan Marina Labuan Bajo, perluasan bandara, penataan Pulau Rinca, juga untuk sistem pengelolaan sampah

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
PERESMIAN - Suasana peresmian SPAM Wae Mese II di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat 22 Juli 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM Wae Mese II di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat 22 Juli 2022.

Peresmian infrastruktur pendukung pariwisata di Labuan Bajo itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo yang didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Menteri Kominfo, Johny G. Plate, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi

Sebelum melakukan peresmian, Presiden Joko Widodo menyempatkan waktu untuk berkeliling dan melihat langsung pengolahan air di beberapa bak penampungan air. 

Baca juga: Resmikan Kawasan Marina Labuan Bajo dan TPA Warloka, Ini Pesan Presiden Jokowi

“Pagi hari ini setelah meresmikan beberapa fasilitas di Labuan Bajo selain yang berkaitan dengan penataan kawasan Rinca, penataan kampung, kemudian penataan Marina Labuan Bajo, perluasan bandara, penataan Pulau Rinca, juga untuk sistem pengelolaan sampah. Pagi ini kita meresmikan SPAM di Wae Mese II,” kata Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo mengatakan diresmikannya SPAM Wae Mese II artinya penataan Labuan Bajo harus terintegrasi semua. “Dari airnya, listrik, penataan kawasannya semua terpadu sehingga kebutuhan yang ada bisa dipenuhi karena saya lihat ada peningkatan investasi utamanya hotel,” tambah Presiden Joko Widodo.

Dalam sambutannya, Presiden yang akrab disapa Jokowi itu menjelaskan, penataan Labuan Bajo sebagai daerah pariwisata harus dilakukan secara terintegrasi.

Terintegrasi, kata Presiden Jokowi, adalah penataan kawasan hingga ketersediaan listrik dan air harus disiapkan.

Baca juga: Jokowi Resmikan Kawasan Marina Labuan Bajo, Genjot Ekonomi Warga

“Dari airnya, ketersediaan listriknya, penataan kawasan semuanya terpadu, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang ada bisa dipenuhi,” katanya. 

Presiden Jokowi menyatakan, pengembangan Labuan Bajo perlu dilakukan secara terpadu. Alasannya untuk peningkatan investasi di Labuan Bajo terutama di bidang perhotelan.

"Saya melihat ada peningkatan investasi utamanya hotel-hotel yang sangat banyak di Labuan Bajo ini,” ujar Presiden Jokowi.

SPAM Wae Mese II dibangun dengan kapasitas 100 liter/detik. SPAM Wae Mese II melengkapi SPAM Wae Mese yang sebelumnya telah dibangun dengan kapasitas 40 liter/detik.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan intake air baku, jaringan perpipaan transmisi air baku, sistem pengolahan air bersih dan reservoir distribusi. Proyek ini dikerjakan pada November 2020 sampai awal 2022 dikerjakan oleh kontraktor PT Amarta Karya dengan nilai kontrak Rp105,05 miliar.

Baca juga: Jokowi Setuju Harga Tiket Masuk ke Pulau Komodo Rp 3,75 Juta

Sumber air berasal dari Sungai Wae Mese dan akan dialirkan ke Reservoir Wae Mata yang berkapasitas 2.000 m3 untuk melayani lima reservoir, yaitu Reservoar Bappeda, Golokoe, Firdaus, Gua Cermin dan DPRD. 

Menteri Basuki mengatakan, pembangunan di Labuan Bajo dilakukan secara terpadu bukan hanya untuk meningkatkan pariwisata tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat. 

“Dibangunnya Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium pasti membuat kebutuhan air meningkat. Bukan hanya untuk turis, tetapi bagi masyarakat juga. Dibangunnya SPAM Wae Mese II ini akan memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 40 ribu penduduk Labuan Bajo atau 70 persen dari total penduduk,” kata Menteri Basuki dalam keterangan yang diterima POS-KUPANG.COM.(*)

Berita Manggarai Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved