Berita Kota Kupang Hari Ini
60 Tahun Bank NTT Go Sustainability
sulit diramal dan sulit diantisipasi. Begitu cepatnya dan penuh ketidakpastian. Kemudian ketika ada perubahan
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - PT. Bank Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengusung tema "Go Sustainability" dalam menyongsong hari ulang tahun ke 60, 17 Juli mendatang.
Sustainability tentu punya titik kelemahan yakni perubahan yang begitu cepat. Terkait hal ini Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menjelaskan, yang harus dipertahankan dalam menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat adalah dengan konsistensi.
"Ketika dunia menghadapi, orang bilang VUCA, Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity, permasalahan - permasalahan yang lahir itu sulit diprediksi, sulit direkayasa, sulit diramal dan sulit diantisipasi. Begitu cepatnya dan penuh ketidakpastian. Kemudian ketika ada perubahan, ketika ada dinamika itu mengikat semua rantai yang ada, kompleks," kata Alex.
Baca juga: Jelang HUT 60, Bank NTT Hadirkan Aneka Produk UMKM Seharga Rp. 60 di Forum Bank Indonesia
"Tetapi, dalam complexity itu ada menimbulkan keraguan untuk pilih A atau B karena berbagai efek dari perubahan itu memang menimbulkan sesuatu yang tidak pasti. Ya kita juga menemukan salah satu strategi, kalau di TV kita menyaksikan adanya acara - acara discovery," lanjutnya.
Dia menambahkan, discovery ini kunjungan - kunjungan, riset - riset, orang melakukan petualang - petualang, yang ada juga di pendekatan DAMO, (Discovery, Adventure, Momentum dan Outlook) dengan pendekatan discovery dan penjelajahan terhadap potensi - potensi yang ada di Nusa Tenggara Timur.
Menurut dia, seluruh sektor ekonomi dijelajahi oleh tim - tim yang ada di Bank NTT dengan model - model adventure, melakukan hal - hal yang berani, menerobos keluar dari orang bilang out of the box, menerobos kerja - kerja yang biasa tetapi dalam strategi yang tepat
Strategi dengan hitung - hitungan mitigasi yang tepat, dengan antisipasi yang tepat, dengan protap - protap SOP yang tepat, itu akan memberikan momentum bagi setiap insan Bank NTT agar tidak kehilangan momentum.
Momentum untuk menyesuaikan dengan kebutuhan - kebutuhan yang memang tuntutan dunia pasar, tuntutan pelayanan masyarakat, tuntutan pemilik, tuntutan regulator, tuntutan banyak pihak.
Baca juga: BREAKING NEWS : Sekuriti Bank NTT Tewas Dalam Kamar Mandi
Momentum sustainability sendiri, kata Alex, diambil oleh setiap insan Bank NTT tetapi bukan hanya sekedar momentum.
"Momentum yang memiliki kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap insan Bank NTT untuk forward outlookingnya jadi titik momentum ini tidak kehilangan arah tapi melihat jauh kedepan dengan melakukan penyesuaian perubahan maka sustainability itu ada di forward outlooking," ujarnya.(*)