Berita Kota Kupang Hari Ini
Swasti Sari Serahkan SK 57 Karyawan Baru dan Reposisi Karyawan
Proses berjalan sesuai dengan rencana, apa yang sudah disepakati bersama termasuk penerimaan 57 karyawan baru.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Koperasi Simpan Pinjam Koperasi Kredit (KSP Kopdit) Swasti Sari menyerahkan Surat Keputusan kepada 57 karyawan baru dan Reposisi Karyawan.
Acara ini dilaksanakan secara hybrid (online dan offline) dari 28 kantor cabang dan disaksikan langsung oleh pengawas pengurus, manajemen kantor pusat serta orang tua karyawan baru di Hotel Cahaya Bapa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin malam 11 Juli 2022.
Dalam Sambutannya, General Manager Koperasi Simpan Pinjam Koperasi Kredit (KSP Kopdit) Swasti Sari, Yohanes Sason Helan menyampaikan semua tahap seleksi yang dijalankan berdasarkan regulasi.
Baca juga: BNI Bantu 1 Unit Mobil New Triton Buat KSP Kopdit Swasti Sari Kupang
"Rencana kerja, anggaran, tidak ada karang dan mengarang,tidak ada bohong dan membohongi,"ungkapnya.
Proses berjalan sesuai dengan rencana, apa yang sudah disepakati bersama termasuk penerimaan 57 karyawan baru.
Lanjutnya, Manajemen KSP Kopdit Swasti Sari merekrut tenaga kerja yang siap pakai, profesional dan kompeten dengan masa seleksi kurang lebih empat bulan.
Menurutnya,Swasti Sari sudah mengeluarkan tenaga,biaya dan waktu hanya karena untuk mendapatkan tenaga kerja yang baik,benar dan tepat.
Masih dikatakan Sason,KSP Kopdit Swasti Sari tidak mengenal blok,tidak ada yang mengatasnamakan agama,suku dan etnis masuk di Swasti Sari.
Baca juga: Yohanes Sason Helan: Kepercayaan Publik kepada Swasti Sari Tidak Diragukan lagi
"Selama kurang lebih empat bulan,kami tidak ada nepo dan kolusi.Mari kita tanam yang benar,rawat dan menjaga pertahanan jangka panjang.Setelah ini,para calon karyawan mengikuti masa percobaan selama tiga bulan," tegas John.
Budget KSP Kopdit Swasti Sari dalam waktu satu bulan mencapai Rp 2,7 Miliar untuk menggaji hampir 500-an pekerja.
"Mengumpulkan, mengelola,membuat pendapatan dan bagilah kepada beban-beban rumus di Swasti Sari. Jangan minus,harus plus hukumnya. Kalau minus maka anda mencuri yang namanya pemilik punya barang,raja-raja dan ratu-ratu punya barang," jelas John.
Raja-raja dan ratu-ratu,sebutan Sason bagi anggota aktif KSP Kopdit Swasti Sari kini hampir menembus 200 Ribu dengan aset di atas Rp 1 triliun yang menurut Sason merupakan sesuatu yang tidak mudah.
"Tanam dan petik itu gampang tetapi proses merawat ini yang mahal. Tugas anda juga merawat.Mari kita sama-sama merawat,"tegasnya.
Baca juga: Anggota Kopdit Swasti Sari Cabang Labuan Bajo Antusias Ikut Pra RAT XXXIII Tahun Buku 2021
Dirinya mengingatkan kepada karyawan baru untuk tidak melukai lembaga KSP Kopdit Swasti Sari karena mengelola lembaga ini sudah mengorbankan waktu,tenaga dan pikiran.