Breaking News:

Berita Kota Kupang Hari Ini

Kopdit CU Serviam Terkategori Koperasi Sehat, Ini Langkah Lanjutan Manajemen 

payung hukumnya atau pemberian insentif misalnya di dalam AD/ART tidak diatur. Ini yang menjadi catatan pembenahan nanti.

Penulis: Edi Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/HO-DOK SERVIAM
PENYERAHAN - Tim Pengawas Koperasi Provinsi NTT pose bersama Pengurus dan Manajemen KSP CU Serviam usai penyerahan dokumen hasil penilaian, Senin 26 Juni 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Jajaran Pengurus dan Manajemen Kopdit CU Serviam mensyukuri prestasi yang diraih hasil penilaian tim Pengawas Koperasi Provinsi NTT.

Hasil penilaian untuk Tahun Buku 2021, Kopdit CU Serviam Terkategori Koperasi sehat dengan skor penilaian 82,77 persen.

Meski demikian, masih ada catatan dari pengawas  koperasi yang musti diperbaiki pada 4 aspek yang dinilai lebih spesifik pada aspek tata kelola.

Baca juga: RAT Punya Otoritas Memilih  Pengurus dan Pengawas pada Pemilu Ala  CU Serviam 

Pengurus dan Manajen akan berusaha memperbaiki khusus tata kelola sehingga pada Tahun Buku 2022 skor bisa naik dari yang ada sekarang.

Ketua Pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union (CU) Serviam, Dr. Wara Sabon Dominikus, M.Sc kepada Media di Kupang, Senin 26 Juni 2022 menyampaikan beberapa pokok pikiran.

Diakui Wara Sabon, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada tim pengawas koperasi provinsi yang telah melakukan evaluasi terhadap kerja-kerja pengurus dan managemen dalam tahun buku 2021.

Tim turun langsung ke lapangan, lanjut Wara Sabon, sebagai bentuk kontrol yang baik agar kedepan koperasi ini bisa berjalan baik dan pengelolaannya sehat.

Dikatakan Wara Sabon, dari hasil evaluasi tim pengawas atas 4 aspek, KSP CU Serviam dalam tahun buku 2021 termasuk koperasi sehat.

Baca juga: Calon Pengurus dan Pengawas Bakal Dipilih Anggota pada Pemilu Ala CU Serviam

Adapun skor yang diraih 82,77 persen dan kategori sehat. Implentasinya dibuktikan dengan penyerahan sertifikat kesehatan koperasi oleh tim pengawas provinsi yang dipimpin Drs. Dominikus Ancis.

Menurut Wara Sabon, walaupun posisi sehat, tetapi  dari setiap variabel indikator di 4 aspek itu pasti ada juga yang dikategori belum memenuhi syarat dan ini menjadi catatan untuk diperbaiki.

"Catatan pengawas provinsi yang perlu kami benahi terutama aspek tata kelola. Memang yang kita lihat sudah baik tetapi masih ada cela kekurangan," katanya.

Wara Sabon mencontohkan kekurangan yang kedepan dibenahi misalnya kalau ada dana pihak ketiga harus ada payung hukumnya atau pemberian insentif misalnya di dalam AD/ART tidak diatur. Ini yang menjadi catatan pembenahan nanti.

Ditanya soal deadline catatan pengawas yang wajib diperbaiki, Wara Sabon menyampaikan rekomendasi yang diberikan maksimall 3 bulan kedepan diperbaiki.

Baca juga: Pertumbuhan Anggota KSP CU Serviam Penfui Terus Menjamur

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved