CPNS 2021

Plong, Honorer K2 Tak Lolos CPNS dan PPPK Masih Bisa Lewat Jalur Afirmasi, Catat Ini Syaratnya

Kabar baik untuk para Honorer K2. Tak Lolos CPNS dan PPPK masih bisa lewat jalur Afirmasi, catat ini syaratnya

Editor: Adiana Ahmad
Instagram Kemenpanrb
Tenaga Honorer - Plong, Honorer K2 tak lolos CPNS dan PPPK masih bisa lewat jalur Afirmasi, Catat syaratnya 

POS-KUPANG.COM - Kebijakan Pemerintah menghapus tenaga honorer tahun 2023 membuat Honorer K2 ketar-ketir. Pasalnya Honorer K2 akan sulit bersaing dengan para honorer baru. Namun ada kabar baik Honorer tak lolos CPNS dan PPPK masih bisa lewat jalur Afirmasi.

Pemerintah memberi batas waktu kepada seluruh instansi pemerintah termasuk pemerintah daerah untuk menghapus status pegawai honorer paling lambat 28 November 2023.

Selanjutnya, pegawai pemerintah hanya satu yakkni Aparatur Sipil Negara (ASN)

Mereka yang masuk dalam ASN terdiri dari PNS dan PPPK.

Baca juga: Info PPPK 2022: Ada Kabar Gembira untuk Honorer Nakes dari Kemenpan-RB, Cek di Sini!

Selebihnya, yakni tenaga kebersihan, security dan sopir akan dialihkan menjadi outsourcing.

Kebijakan ini jelas membuat tenaga honorer terutama mereka yang sudah lama mengabdi terancam jadi pengangguran. 

Sementara Pemerintah beralasan kebijakan tersebut semata-mata untuk memberikan kepastian dan kejelasan sistem gaji atau pengupahan karena selama ini tenaga non-ASN tersebut menerima gaji di bawah UMR.

Menyadari kondisi tersebut Pemerintah melalui Peraturan Menteri PANRB No.20/2022 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun 2022 menyediakan jalur Afirmasi untuk Honorer K2 yang tak lolo CPNS dan PPPK. 

Baca juga: Kabar Buruk, Tidak Semua Guru Honorer Bisa Ikut PPPK 2022, Simak Penjelasan Kemenpan

Hanya saja, untuk masuk seleksi jalur Afirmasi ada syaratnya.

Menurut Peraturan tersebut Honorer K2 yang bisa mengikuti jalur Afirmasi hanya Honorer K2 yang telah mengabdi selama 3 tahun.

"Tinggal kita mengeksekusi dan memberikan kesempatan pada guru honorer tiga tahun kebelakang untuk kemudahan seleksi," kata Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Alex Denni dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Penyelesaian Tenaga Non-ASN dikutip dari laman resmi Kementerian PANRB, Sabtu (25/6/2022).

Kesempatan pertama penyelesaian kepegawaian untuk honorer guru, setelah itu menyusul honorer bidang kesehatan yang nantinya akan diberi afirmasi.

Namun, kata Alex Denni, aturan mengenai proses PPPK tenaga kesehatan akan diterbitkan kemudian.

Alex menambahkan, kondisi pandemi ini meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga kesehatan di berbagai daerah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved