Berita NTT Hari Ini
Karakter Sebagai Kualitas SDM Paling Penting di Era 5.0
tidak dibarengi dengan karakter kemudian nantinya bagaimana nantinya bisa menggunakan teknologi karena tetap menghadapi manusia
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dari sekian banyak tuntutan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadapi tantangan di Era 5.0 tetaplah karakter sebagai Kualitas SDM yang paling penting.
Dalam Seminar Kesehatan dengan judul Strategi dan Peran Tenaga Kesehatan Dalam Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 5.0 di Aula Rektorat Poltekkes Kemenkes Kupang pada Jumat,17 Juni 2022,Dr.Mareta B.B SST,MPH, Ketua Jurusan Kebidanan Poltekes Kemenkes Kupang menyampaikan bahwa dari semua kualitas SDM yang paling penting adalah memiliki perilaku (karakter) yang mencerminkan profil pelajar Pancasila
Seperti rasa ingin tahu, inisiatif, kegigihan,mudah beradaptasi, memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial dan budaya.
"Dimasa sekarang kita butuh yang namanya kualitas SDM yang akan membantu masyarakat seperti bidan meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Untuk bidan yang masuk era 5.0 diperlukan kecakapan hidup abad 21 atau lebih dikenal 4C yaitu Creativity,Critical thinking, Communication dan Collaboration," terang Mareta.
Baca juga: PPNI Kota Kupang Helat Musyawarah Daerah III
Selain 4C menurut Mareta,mahasiswa harus memiliki kemampuan 6 Literasi Dasar yakni literasi numerasi, literasi sains, literasi baca tulis,literasi finansial, literasi budaya dan literasi digital.
Selain literasi dasar, mahasiswi yang beberapa tahun lagi menjadi bidan harus memiliki kompetensi lainnya yaitu mampu berpikir kritis, bernalar, kreatif, komunikasi, kolaborasi dan dan kemampuan problem solving.
Mareta Juga menyampaikan bagaimana peran bidan dan di Era 5.0 dengan kondisi saat ini memaksa menuju era milenial.Era 5.0 konsepnya di masyarakat berpusat pada manusia dan berbasis pada teknologi.
"Menurut saya,materi yang dibawakan pagi hari ini sangat tepat bagi mahasiswa.Selain kita mengikuti secara rutin kegiatan-kegiatan pembelajaran di kelas yang sudah terstruktur secara baik pada persepsi kondisi tertentu kita juga wajib mengikuti kegiatan seperti ini,"ungkap Wakil Direktur III Poltekkes Kemenkes Kupang,Wilhelmus Olin,SF,MSc,Apt.
Baca juga: Panitia Pastikan Final Open Turnamen Bupati Cup Mabar 2022 Berlangsung Seru
Dilanjutkannya,sekarang dihadapkan dengan kondisi dimana belum siap dengan perkembangan teknologi begitu pesat namun tidak dibarengi dengan perkembangan sumber daya manusia.
Perkembangan teknologi yang begitu cepat mau atau tidak untuk menghadapi tantangan, infrastruktur sudah disiapkan tetapi jangan lupa agar SDM disiapkan secara baik.
Menurutnya,teknologi yang disiapkan begitu tinggi namun tidak dibarengi dengan karakter kemudian nantinya bagaimana nantinya bisa menggunakan teknologi karena tetap menghadapi manusia.
Kegiatan seminar seperti ini harus dikembangkan sehingga para mahasiswa mendapatkan pembelajaran.
Karena menurutnya Ilmu itu butuh yang praktis oleh karena itu mahasiswi harus berhadapan langsung dengan praktisi-praktisi dan memanfaatkan kesempatan yang ada sehingga Pengetahuan yang mungkin nanti dibagi untuk Edukasi di rumah di lingkungan sekitar yang lebih besar lagi.
Baca juga: Bank Indonesia Gandeng Korem 161/WS Adakan Pelatihan GenBI Bagi Mahasiswa
Selain itu,dalam seminar kesehatan ini juga turut hadir CEO & Founder ARRA Reproductive & Aesthetic Clinic,dr.Andree Hartanto dengan materi Kupas Tuntas Kesehatan Reproduksi Remaja di Era 5.0 dan dr.Herawati Lianto membahas Pesona Kulit Sehat di Era 5.0 dan Mariana N.A,SST,M.Kes membahas Pacaran Sehat di Era 5.0.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/seminar-kesehatan-dengan-judul-strategi-dan-peran-tenaga-kesehatan.jpg)