Berita Kota Kupang Hari Ini
PPNI Kota Kupang Helat Musyawarah Daerah III
dia optimistis bahwa dengan perjuangan bersama maka perawat bisa ditempatkan pada hak yang layak.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Kupang menghelat Musyawarah Daerah (Musda) III. Acara itu berlangsung, Jumat 17 Juni 2022 di hotel Neo Aston Kupang. Kegiatan mengusung tema perawat sebagai investasi menuju Kota Kupang yang sehat dan sejahtera.
Ketua DPD PPNI Kota Kupang, Nikolaus Kewuan dalam sambutannya, mengatakan, Musda III PPNI Kota Kupang, tema ini sejalan dengan visi dan misi kota kupang.
"Perawat sebagai penggerak kesehatan masyarakat harus dipandang sebagai massa depan bangsa. Perawat bertanggung jawab memberikan pelayanan sesuai dengan prosedur," katanya.
Baca juga: Ambruk Bendungan Wae Laku Hilir, DPRD Desak Pemda Manggarai Timur Segera Lakukan Antisipatif
Dia menyebut, pembangunan kesehatan masyarakat Kota Kupang diselenggarakan berdasarkan peri kemanusiaan, pemberdayaan, kemandirian, adil dan merata serta keselamatan dan kesehatan ibu, bayi, anak dan lansia. Secara keseluruhan keluarga tentunya.
Menurutnya, pelayanan diberikan sesuai dengan kompetensi dan wewenang yang dimiliki. Pelayanan bermutu memerlukan tenaga profesional yang didukung juga oleh faktor eksternal.
"Oleh karena itu kita harus menyampaikan gagasan dan konsep besar kita kedalam ruang Musda ini," imbuhnya.
Musda harus melahirkan poin poin kesepakatan bersama untuk wadah ini ke depan. Ini juga untuk mendukung profesionalisme dari perawat dalam pembangunan kesehatan di bangsa, khususnya Kota Kupang.
Baca juga: Jumlah Penumpang di Bandara NTT Turun 6,73 Persen pada April 2022
Sementara itu, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore yang membuka kegiatan itu, menyampaikan, ucapan terima kasih kepada perawat di Kota Kupang yang menjadi garda terdepan menolong semua orang.
Peran penting perawat menentukan keselamatan seseorang. Oleh karena itu, kerja sama yang selama ini dibangun mesti dimaksimalkan. Pemkot, kata Jefri, memang mempunyai kelemahan selama ini terutama bagi para perawat.
Namun, dia optimistis bahwa dengan perjuangan bersama maka perawat bisa ditempatkan pada hak yang layak.
Dia menyampaikan, Kota Kupang saat ini terus berjuang agar tenaga kesehatan termaksud perawat bisa mendapat.
Baca juga: Bank Indonesia Gandeng Korem 161/WS Adakan Pelatihan GenBI Bagi Mahasiswa
Dia mencontohkan SK TPP yang kemudian dibatalkan. Dia menegaskan, bahwa paling penting adalah hak para nakes. Untuk itu, tidak boleh ada pengurangan apapun dalam TPP itu.
Jefri berharap dengan musda ini bisa memberi perubahan yang bagus, agar bisa bekerja sama dengan dinas terkait untuk memberi bantuan kepada orang lain. Juga dari musda itu agar ada usulan bagi Pemkot untuk memperbaiki sektor kesehatan. Sehingga kedepan, perawat bisa lebih profesional dalam pelayanan.
Musda kali ini tentu juga memilih pengurus. Dia berharap ada kreativitas dan semangat baru untuk profesi ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/musyawarah-daerah-iii-ppni-kota-kupang.jpg)