Berita NTT Hari Ini
Gubernur Viktor Bawa 'Oleh-Oleh' ke Alor, 51 Kilometer Jalan Provinsi Dikerjakan Tahun Ini
Dalam kunjungan ini Gubernur membawa 'oleh-oleh' untuk Kabupaten Alor. 51 kilometer (KM) ruas jalan provinsi akan dikerjakan tahun ini
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Kamis 9 Juni 2022.
Dalam kunjungan ini Gubernur membawa 'oleh-oleh' untuk Kabupaten Alor. 51 kilometer (KM) ruas jalan provinsi akan dikerjakan tahun ini.
Pada lawatan ke Kabupaten Alor itu, Gubernur Viktor juga meninjau ruas jalan provinsi yang sedang dikerjakan yakni Kalabahi - Kokar. Jalan itu dikerjakan sepanjang 25 KM, dan kini telah dikerjakan 16 KM.
Bupati Alor Amon Djobo, dalam kesempatan itu, mengataka, saat ini jalan yang sudah dikerjakan sekitar 16 kilometer masih sisa 9 kilometer dan masyarakat sangat berharap semuanya itu boleh dapat di selesaikan sesegara mungkin.
Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Maxi Nenabu menjelaskan, tahun 2022 ini dibangun jalan 51 kilometer di Kabupaten Alor.
Baca juga: Gubernur NTT Tinjau dan Resmikan Sejumlah Fasum di Kabupaten Alor
“Bapak Gubernur menciptakan terobosan-terobosan dalam infrastruktur masyarakat NTT dan khususnya masyarakat Alor bahwa ada gebrakan besar tahun ini di Alor kita bisa membangun 51 kilometer," kata Maxi.
Oleh karena itu, Maxi menyebut gubernur Viktor sangat mengharapkan dengan pembangunan jalan yang ada maka masyarakat bisa lebih giat dalam berusaha dan bekerja guna mengangkat ekonomi masyarakat melalui potensi-potensi alam yang ada. Ini juga, kata Maxi, untuk mendukung sektor pariwisata yang ada.
Selain itu, gubernur juga mengarahkan agar Bupati Alor, bisa melakukan pinjaman daerah untuk mempercepat pembangunan yang ada di daerah itu.
Selain meninjau pengerjaan jalan provinsi, di kabupaten itu juga gubernur Viktor mersemikan gedung rawat inap dan HCU RSUD Kalabahi dan meresmikan gedung UPTD Puskesmas Mebung.
Dalam sambutannya, Gubernur Viktor meminta para dokter, perawat, bidan dan karyawan Rumah Sakit tersebut untuk bekerja maksimal dengan pelayanan yang baik.
Baca juga: Mengenal Kantor Gubernur NTT, Berciri Budaya Flobamora
“Para dokter, perawat, bidan dan karyawan Rumah Sakit harus bekerja maksimal dan profesional karena tugasnya adalah melayani kesehatan banyak orang. Dalam pelayanan perlu memberikan kehangatan dan keramahan sehingga pasien yang datang merasa nyaman dilayani di rumah sakit ini,” ujarnya.
“Kita bersyukur atas diresmikannya Gedung yang baru ini maka saya ingatkan juga untuk jaga budaya kebersihan kita. Selalu kita jaga kebersihan toilet, ruangan pasien dan yang lain. Itu bentuk menciptakan kenyamanan bagi banyak orang. Lingkungan yang bersih akan membuat orang merasa kagum dan nyaman,” tambah politisi NasDem itu.
Diketahui, pembangunan gedung itu juga melalui bantuan dana DAK tahun 2019 hingga 2022 dengan tiga tahap pembangunan dengan anggaran sebesar 36 miliar lebih .
Selepas meresmikan dua fasilitas kesehatan, gubernur dan rombongan melakukan peninjauan di pasar Lipa sekaligus menyerahkan CSR di Gereja Sta. Maria Bunda Allah dan Gereja Syalom serta penyerahan kredit mikro merdeka.