Tips Sehat

Waspadai 3 Penyakit Saat Ibadah Haji dan Gejala Penyakitnya

Selama menjalankan ibadah haji, gunakan masker dengan benar saat berada di kerumunan atau tempat publik.

Editor: Hermina Pello
Shutterstock
Waspadai 3 Penyakit Saat Ibadah Haji dan Gejala Penyakitnya 

Selain serangan panas, jemaah haji juga perlu waspada dengan kelelahan berlebihan atau ekstrem ketika menjalani ibadah di Tanah Suci.

Baca juga: Vinsen Making : Generator Oksigen Kebutuhan Vital

Kementerian Kesehatan mengimbau agar jemaah haji fokus pada ibadah wajib yakni di Arafah, Mina, dan Muzdalifah.

Di luar itu, jemaah haji dianjurkan untuk menakar atau melihat kondisi tubuh sebelum menjalankan ibadah sunah.

Hindari memaksakan diri. Pastikan jemaah haji menimbang waktu dan kemampuan tubuh sebelum menjalankan ibadah sunah di tengah cuaca panas ekstrem.

Apabila tidak diantisipasi, kelelahan ekstrem di tengah cuaca sangat panas juga bisa memicu serangan panas.

Baca juga: Marshanda Berjuang Obati Tumor Payudara, Kenali Gejala, Ciri-ciri dan Penanganannya

3. Covid-19

Perlu diingat kembali, pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir meskipun kini sudah ada vaksin Covid-19 yang dapat menurunkan risiko kematian dan infeksi parah saat terpapar virus corona SARS-CoV-2.

Untuk itu, para jemaah haji diminta tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran petugas kesehatan dan aturan yang berlaku di Arab Saudi.

Selama menjalankan ibadah haji, gunakan masker dengan benar saat berada di kerumunan atau tempat publik.

Diperkirakan jemaah haji asal Indonesia akan berbaur dengan jemaah asal negara lain dengan total jemaah sekitar satu juta orang.

Untuk mencegah penularan Covid-19, pihak otoritas penerbangan Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation of Saudi Arabia (GACA) mensyaratkan hasil tes PCR calon jemaah haji sudah negatif Covid-19 maksimal 72 jam sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Calon jemaah haji dengan hasil tes PCR positif Covid-19 akan mengalami penundaan keberangkatan, dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada kloter berikutnya.

Apabila sampai batas waktu pemberangkatan ibadah haji di Tanah Air hasil tes PCR jemaah haji masih positif Covid-19, calon jemaah haji tersebut tidak bisa berangkat haji tahun ini dan kemungkinan akan diberangkatkan pada musim haji tahun berikutnya.

Bagi calon jemaah haji, pastikan untuk menjaga kondisi tubuh sebelum pemberangkatan haji.

Selain itu, waspadai penyakit menular dan tidak menular di Tanah Suci yang sudah disebutkan di atas.

Berita lain terkait penyakit

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Penyakit yang Perlu Diwaspadai Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci", Klik untuk baca: 

Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved