Senin, 27 April 2026

Berita NTT Hari Ini

Realisasi APBN di NTT Sudah Mencapai 15 Persen 

alokasi, distribusi dan stabilisasi maka ini menjadi instrumen yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari pemerintah. 

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT, Catur Ariyanto Widodo bersama Host jurnalis Pos Kupang,Eflin Rote 

Demikian juga ketika kita berbicara belanja dimana tahun lalu hanya terealisasi 9.2 triliun, tahun ini kita bisa realisasikan 9.5 triliun. Jadi ini cukup menggembirakan dalam konteks fungsi bagaimana pemerintah mengalokasikan APBN untuk kesejahteraan masyarakat.

E : Dari tahun ke tahun sejak pandemi berarti sudah menunjukkan tren perbaikan ya? 

C : Tren perbaikan dari sisi tata kelola kemudian dari sisi kinerja kita melihat sinyalemen yang positif terkait dengan kinerja dari APBN ini. 

E : Kalau untuk NTT sendiri apakah trennya juga  menunjukkan perbaikan atau seperti apa? 

C : Tren negara kurang lebih sama dengan tren NTT. Jadi dua - duanya menunjukkan kinerja yang positif baik dari sisi belanja ataupun pendapatan, demikian juga yang ada di NTT. 

E : Kinerja APBN di NTT sudah maksimal atau belum? 

C : Kalau kita bicara mengenai apakah sudah optimal atau belum itu memang relatif tapi kami melihat masih ada ruang untuk perbaikan, itu pasti ada dan kami melihat kenapa ruang perbaikan itu masih perlu dilakukan jadi meskipun terjadi peningkatan tetapi kalau kita bandingkan dengan rata - rata nasional kita memang masih agak di bawah.

Artinya ruang untuk peningkatan masih cukup luas dengan memperbaiki tata kelola. Tata kelolanya itu macam - macam. Ada yang berupa bagaimana kita memperbaiki proses pengadaan yang ada di satker kemudian kita lebih meningkatkan kinerja artinya kemampuan SDMnya juga kita tingkatkan dan juga tentu saja kita lebih melihat pada waktu - waktu pencairan atau penyerapan anggaran yang tepat.

Ini kadang kan satuan kerja atau teman - teman kita tidak melihat waktu tersebut sehingga ketika waktu anggaran ini dibutuhkan masyarakat, itu tidak pas gitu lho. Nah kita melihat ini masih bisa terus kita perbaiki dari waktu ke waktu. 

E : Realisasi anggaran juga perlu timing ya, korelasinya apa? 

C : Kalau kita bicara APBN kemudian APBN itu kita bagi dalam empat triwulan, kasarannya setiap triwulan itu kita sudah menetapkan target yang harus dicapai jadi kira - kira di triwulan pertama kita 15 persen.

Di NTT ini sudah tercapai 15 persen untuk realisasinya tetapi kalau kita bandingkan dengan nasional itu mungkin masih perlu ditingkatkan.

Kenapa realisasi atau penyerapan ini menjadi penting? Karena semakin penyerapan itu terjadi artinya semakin cepat uang itu tersampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Makin cepat digunakan untuk pembangunan makin cepat bisa digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kira - kira seperti itu gambaran secara besarnya.(*)

Berita NTT Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved