Berita Manggarai Timur

Suasana Kunker Ke Sambi Rampas, Bupati Agas Resmikan Amenitas Destinasi Wisata Tiga Desa di Matim

Bupati Manggarai Timur (Matim) Agas Andreas,SH.,M.Hum meresmikan Amenitas Destinasi Wisata untuk Desa Nanga Mbaur, Desa Bamo dan Desa Compang Ndejing.

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/HO PROKOPIM MATIM
Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH.,M.Hum sedang menerima kepok (sapaan adat penyambutan). 

Laporan ReporterPOS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Bupati Manggarai Timur (Matim) Agas Andreas,SH.,M.Hum meresmikan Amenitas Destinasi Wisata untuk Desa Nanga Mbaur, Desa Bamo dan Desa Compang Ndejing. 

Peresmian ini dilaksanakan di destinasi wisata Watu Pajung, Desa Nanga Mbaur, Sabtu 21 Mei 2022.

Hadir mendampingi Bupati Agas dalam peresmian itu, Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Theresia Wisang Agas, sejumlah Staf Ahli, Asisten Sekda, Pimpinan OPD, sejumlah pimpinan Instansi Vertikal, pimpinan BUMD, Camat Sambi Rampas bersama Forkopimca, Pemdes Nanga Mbaur dan undangan lainya. 

Turut hadir juga, tokoh adat, tokoh masyarakat dan masyarakat di Desa Nanga Mbaur. 

Adapun pada tahun 2021 Desa Nanga Mbaur, Desa Bamo dan Desa Compang Ndejing menerima bantuan pengembangan infrastruktur amenits di destinasi wisata dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. 

Bantuan ini diberikan kepada desa yang dianggap layak secara administrasi dan teknis setelah diverifikasi oleh Direktorat Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan. Pengembangan infrastruktur amenitas ini dilaksanakan melalui mekanisme bantuan pemerintah.

Sesuai rilis yang diterima  Rabu 25 Mei 2022, Bupati Agas, menyampaikan beberapa penekanan terkait bantuan amenitas wisata yang diterima oleh tiga desa di Kabupaten Manggarai Timur.

"Ini adalah aset negara yang harus dikelola dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dibawah pengawasan pemerintah desa. Pemerintah pusat telah menyediakan sarana penunjang kegiatan pariwisata di daerah, tugas kita adalah memaksimalkan pemanfaatannya sehingga bisa meningkatkan pendapatan,"ungkapnya.

Bupati Agas juga menekankan agar pengelolaan harus dilakukan secara terbuka dan bersama.  

"Jangan sampai sarana yang ada ini rusak karena kita abaikan. Maksimalkan bantuan dan dukungan dari pihak lain, seperti Bank NTT yang telah memberi pendampingan untuk UMKM. Pengelolaan sampah juga harus diperhatikan, jangan sampai sampah yang dibuang sembarangan merusak citra wisata Manggarai Timur,"pintanya. (*) 

Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH.,M.Hum sedang menerima kepok (sapaan adat penyambutan).
Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH.,M.Hum sedang menerima kepok (sapaan adat penyambutan). (POS-KUPANG.COM/HO PROKOPIM MATIM)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved