Berita Lembata Hari Ini
Kementrian Agama Gelar Pembinaan Pengembangan Karakter Anak di Lembata
Menurut Romo Philipus, Uskup Larantuka sudah melontarkan gagasan persiapan generasi baru pada 20 tahun ke depan
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Edi Hayong
"Makanya Kemenag lihat ini penting untuk siapkan generasi bangsa. Program ini memang harus dilakukan di sekolah-sekolah untuk kelanjutan hidup iman anak. Temanya juga sangat aktual," tandasnya.
Baca juga: Kwarda Pramuka NTT Sumbang Ratusan Buku Untuk Taman Baca Moting Maung Lembata
Ada pergeseran nilai dalam dunia pendidikan dan menurut dia ini adalah pengaruh yang harus dikendalikan.
"Jangan sampai pengetahuan lebih dominan," tambahnya.
Kegiatan ini juga disambut baik oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Anselmus Bahi, yang sejak awal sudah mewanti-wanti bahwa masalah dasar yang harus ditangani saat ini adalah mental anak didik.
"Misalnya, tegur sapa saja susah. Saya tidak salahkan anak anak, ini bagian dari tanggungjawab kita. Mental jadi prioritas utama sejak saya di dinas pendidikan," imbuhnya.
Sebelum menyampaikan sambutan dan membuka kegiatan pembinaan siswa Katolik SMPN 4 Nubatukan, Kepala Tata Usaha Kantor Kemenag Lembata Andreas Sakera menyerahkan secara simbolis bantuan sebesar Rp 75 juta kepada Kepala SMPN 4 Nubatukan Maria S Boleng.
Baca juga: Desa Pada di Lembata Terpilih Jadi Desa Pancasila di NTT
Dia berharap, bantuan yang diberikan itu dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembinaan anak-anak di SMPN 4 Nubatukan.
Dikatakannya, Kantor Kemenag Lembata tidak hanya menangani pendidikan agama Katolik tetapi juga pendidikan umum bernuansa Katolik.
Sesungguhnya, kata dia, Kemenag Lembata menjalankan dua fungsi besar, pertama fungsi agama dan kedua fungsi pendidikan.
Fungsi agama, terangnya, dilihat dari program yang diemban menjaga dan memelihara kerukunan. Lebih favorit lagi program moderasi beragama.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pembinaan-iman.jpg)