Berita Sikka Hari Ini
Kesbangpol Sikka Gandeng SMK St. Thomas Maumere Gelar Lomba Pidato, Libatkan 25 SLTP di Sikka
para peserta dan siswa pelajar agar menjaga keutuhan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh leluhur pendiri bangsa ini.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofri Fuka
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Sekolah Katolik Yayasan Pendidikan St. Thomas, Maumere bersama Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sikka, menyelenggarakan lomba pidato di Halaman depan SMK St. Thomas Maumere, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Kamis 19 Mei 2022.
Tema umum lomba pidato tersebut, Penegakkan empat konsensus kebangsaan (Pancasila, Undang-undang dasar negara Republik Indonesia, NKRI, Bhineka Tunggal Ika).
Kegiatan tersebut melibatkan pelajar se-SMP Kabupaten Sikka Tahun 2022, terutama dalam rangka menyongsong hari kebangkitan bangsa 20 Mei 2022.
Tiga orang juri dihadirkan menjadi penilai penampilan para peserta. Banyak siswa maupun undangan menyaksikan penampilan para peserta dengan penuh antusias.
Baca juga: Pemkab Rote Ndao Dukung Penuh Program Penanggulangan Dampak Covid-19 dengan Metode GEDSI
Kepala Sekolah SMA St. Thomas Maumere, Adrianus Lameng menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut adalah sebagai upaya menumbuh kembangkan kesadaran generasi sekarang dan pada masa mendatang akan pentingnya nilai-nilai pancasila.
"Kita mengharapkan generasi sekarang dan yang akan datang dapat menumbuhkan nilai-nilai pancasila lebih khusus 4 konsensus kebangsaan," tuturnya.
Ia berpesan kepada para peserta dan siswa pelajar agar menjaga keutuhan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh leluhur pendiri bangsa ini.
"Sampai hari ini dan seterusnya tetap dijaga nilai-nilai luhur pancasila," tegasnya.
Baca juga: Gegara Dipaksa Minum Miras dan Dapat Perlakuan Tak Senonoh, Wartawan di Rote Lapor Polisi
Adrianus mengharapkan pemerintah turut mengambil bagian dalam sosialisasi terhadap masyarakat di Kabupaten Sikka terkait empat pilar kebangsaan.
"Jangan sampai kita lupa atau abaikan nilai-nilai itu. Karena, zaman sekarang pengetahuan kita akan nilai-nilai pancasila semakin berkurang," jelasnya.
Sedangkan sekretaris badang kesbangpol Kabupaten Sikka, Gabriel Ola kepada media ini menyampaikan, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh kesbangpol namun dukungan dana berasal dari pihak SMA St. Thomas Maumere.
Tujuan utama kegiatan ini, menurut Gabriel, memberikan sebuah penanaman nasionalisme di kalangan generasi muda yang ada di Kabupaten Sikka, terkhusus, kepada para pelajar SLTP.
Baca juga: Gegara Dipaksa Minum Miras dan Dapat Perlakuan Tak Senonoh, Wartawan di Rote Lapor Polisi
"Karena pihak kesbangpol dan pihak SMA St. Thomas Maumere, melihat nilai nasionalisme itu perlu ditumbuhkembangkan, dari waktu ke waktu agar mereka memiliki sebuah kesadaran yang utuh untuk pertanggung jawaban terhadap keberlangsungan bangsa Indonesia terkhusus dalam skala lokal di Kabupaten Sikka," pungkasnya.
Lanjutnya, kita menginginkan kegiatan ini agar terus dikembangkan, agar kesadaran ini terus ditanamkan sepanjang kita bangsa indonesia masih eksis hingga kini.
Gabriel juga mengusulkan agar kegiatan ini dilaksanakan tiap tahun di wilayah Kabupaten Sikka. (*)