Berita Kupang Hari Ini
Petani Milenial NTT Raup Cuan Dari Ternak Babi
Syahrul optimistis kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif akan mampu mengawal pembangunan
Penulis: Edy Hayong | Editor: Edi Hayong
Virus ini dapat bertahan hidup di lingkungan dan relatif lebih tahan terhadap disinfektan serta belum ada obatnya. Sehingga upaya yang dilakukan adalah isolasi hewan sakit dan peralatan serta dilakukan pengosongan kandang selama 2 bulan. Karena virus inilah yang mengakibatkan kerugian sangat besar.
“Harapan saya kedepannya walaupun usaha ini masih dalam skala kecil, tetapi saya optimis dapat mengembangkan usaha ternak babi menjadi lebih besar mengingat daging babi menjadi favorit bagi masyarakat,” tutur Lomi.(*)