Berita Flores Timur Hari Ini

Pemda Lembata Berkunjung ke Istana Raja Larantuka Sebagai Wujud Lewo Kakan Arin 

Sebagai Lewo Kakan Arin, momentum ini sangat penting agar ke depan generasi kita tetap menjaga persaudaraan

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
ISTANA RAJA - Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday saat tiba di istana raja Larantuka didampingi Raja Larantuka Don Tinus Diaz Vera, DVG dan Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM,LARANTUKA - Sebagai wujud dua kabupaten bersaudara (lewo kakan-arin), pemerintah daerah Lembata yang dipimpin Bupati Thomas Ola Langoday melakukan kunjungan ke istana Raja Larantuka, di Jalan  Herman Fernandez Kelurahan Lohayong, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Kamis 12 Mei 2022. 

Turut mendampingi Bupati Lembata, Sekda Lembata, Paskalis Ola Tapobali, Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero dan pejabat lainnya.

Tiba di pelataran Istana Raja Larantuka, rombongan yang didampingi Komandan Kodim 1624/Flotim Letkol Inf Tunggul Jati, disambut dengan seremonial adat oleh Raja Larantuka Don Tinus Diaz Vera, DVG dan Bupati Flotim  Antonius Hubertus Gege Hadjon, bersama Keluarga besar Raja Larantuka. 

Baca juga: Danlantamal VII Kupang Hadiri Rakor dan Rakernis Potmar di Bali

Raja Larantuka Don Tinus Diaz Vera, DVG mengaku bersyukur karena hari ini dua saudara yang secara administrasi pemerintahan sudah berpisah, namun kembali saling mengunjungi sebagai Lewo Kakan Arin. 

"Sebagai Lewo Kakan Arin, momentum ini sangat penting agar ke depan generasi kita tetap menjaga persaudaraan ini," ungkapnya. 

Sementara Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung,Pr mengatakan, momen kunjungan ini kiranya memberi makna penting bagi keharmonisan, persatuan dan kesatuan suku Lamaholot.

Baca juga: Peruntungan 12 Shio Besok Jumat 13 Mei 2022, Tikus Cenderung Rumit, Kelinci Buang Keegoisan

"Adat lamaholot sangat menekankan relasi kita dengan para leluhur. Harus juga keharmonisan. Dalam pemerintahan kita berbeda, tetap kita ini satu kembali ke rahim yang sama, Lamaholot," katanya. 

Menurut dia, Kota Larantuka adalah salah satu kota unik, karena ada Bunda Maria yang umurnya sudah 500 tahun. Hal ini membuat Kota Larantuka dijuluki Kota Reinha.

"Kalau kita merefleksikan kisah kita, hari ini kita kembali ke rahim yang sama. Kita juga kembali ke rahim seorang ibu, Bunda Maria yang 500 tahun lalu dia datang dan menginjakkan kaki di sini," jelasnya. 

Baca juga: Sampaikan Selamat Kepada Inter Milan, Massimiliano Allegri Mengaku Senang Lolos ke Liga Champions

Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday mengatakan kehadiran pemerintah daerah di istana raja Larantuka itu bersama juga ketua-ketua suku dari sembilan nuba.

Kunjungan sebagai Lewo Kakan Arin itu, menurut dia sebagai bentuk jawaban atas panggilan dari kota Larantuka yang dianggap sebagai seorang kakak. 

Kegiatan ini akan berakhir besok Jumat 13 Mei 2022 Bupati Lembata bersama rombongan didampingi Bupati Flores Timur akan melaksanakan misa di Bukit Fatima yang di pimpin oleh Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr. (*)  

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved