Berita Atambua Hari Ini

Banyak Lampu Jalan di Kota Atambua Mati

Banyak lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi NTT mati.  Kondisi ini sudah berlangsung lama namun belum

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
ISTIMEWA
ilustrasi 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Banyak lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi NTT mati. 
Kondisi ini sudah berlangsung lama namun belum diperhatikan pemerintah. 

Pantauan Pos Kupang. Com, Rabu malam 11 Mei 2022 terlihat banyak lampu jalan yang mati. Bahkan dalam satu ruas jalan semuanya mati. Kondisi ini terlihat di Jalan Eltari nomor 1 yang merupakan jalan protokol menuju Kantor Bupati Belu. Dari 42 lampu yang terpasang, semuanya mati. Sepanjang ruas jalan ini banyak kantor-kantor pemerintah dan rumah warga. 

Kondisi serupa terlihat di Jalan Piere Tendean, dari Rumah Sakit Tentara (RST) hingga Patung Kuda. Di ruas jalan protokol ini hampir sebagian besar lampu jalan mati. Hanya ada beberapa lampu saja yang menyala depan RST. 

Kemudian, di ruas Jalan DR. Siwabessy juga banyak lampu tidak menyala. Dari 60-an lebih lampu yang terpasang, hanya 27 lampu yang menyala. Lampu menyala hanya terlihat dari Kantor BPS hingga SPBU Wekatimun. Sedangkan dari Patung Kuda hingga SMA Bina Karya banyak lampu mati. Sepanjang ruas jalan ini, selain kantor-kantor pemerintah juga ada rumah warga dan toko-toko. 

Di Jalan Ki Hajar Dewantara juga terlihat banyak lampu mati. Padahal, ini adalah ruas jalan utama dan sepanjang jalan ini banyak terdapat tempat usaha dan rumah-rumah warga. 

Sebaliknya, di Jalan Cut Nyak Dien dari simpang empat Masjid Al-Mujahidin-Kantor PLN hingga Rumah Jabatan Bupati Belu banyak lampu menyala. Dari 60-an lampu terpasang, yang menyalah 40-an lampu. 

Sejumlah warga yang ditemui Pos Kupang. Com meminta pemerintah segera memperbaiki lampu-lampu jalan yang mati. Masyarakat khususnya pengguna jalan membutuhkan lampu penerangan jalan agar mereka merasa aman dan nyaman dalam aktivitas perjalanan di malam hari. 

Masyarakat juga meminta pemerintah agar tidak menganggap sepele dengan lampu jalan karena selain memberikan manfaat kepada masyarakat juga pajak lampu jalan itu dibebankan kepada masyarakat setiap bulan. Oleh karena itu, kewajiban pemerintah memperbaiki lampu jalan agar bisa terang di malam hari. (jen). 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved