Berita Sumba Barat Hari Ini

Kadinkes Sumba Barat Optimis Stunting Bisa Turun Dari 23,7 Persen Menjadi 14 Persen

Harapan melalui intevensi  itu dapat menumbuhkembangkan anak menjadi sehat karena asupan gizi  baik.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
 POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kadis Kesehatan Sumba Barat, drg Bonar B Sinaga  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sumba Barat, drg. Bonar B.Sinaga mengatakan pihaknya optimis dapat menurunkan angka stunting Sumba Barat yang saat ini berada diangka 23,7 persen  menjadi 14 persen  pada tahun 2024 mendatang.

Ia menyebutkan dalam setahun, pihaknya melakukan dua kali pengukuran, timbang dan catat terhadap anak-anak yakni setiap bulan Februari dan bulan Agustus. Dari hasil pengukuran itu, pihaknya melakukan intervensi dengan memberikan makanan tambahan, susu dan vitamin terhadap anak-anak yang masuk kategori stunting.

Baca juga: Randy Bajideh Ngaku Sang Istri Ira Ua Turut Berpartisipasi, Aliansi Peduli Kemanusiaan Apresiasi

Harapan melalui intevensi  itu dapat menumbuhkembangkan anak menjadi sehat karena asupan gizi  baik. Dengan demikian pengukuran ke II anak-anak stunting berkembang menjadi anak-anak sehat.

Karena itu perlu gerakan bersama seluruh elemen masyarakat daerah ini  untuk menurunkan angka stunting ei Sumba Barat. Pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa serta semua keluarga harus berpartisipasi aktif membantu menangani stunting agar anak-anak tumbuh sehat dan menjadi generasi cerdas harapan daerah ini ke depan.

Baca juga: Pelaksanaan Proyek Waduk Lambo Terus Berjalan, Ini Sejumlah Progres Pengerjaan di Lapangan

Bonar B.Sinaga di Waikabubak, Ibu kota Sumba Barat, Rabu 11 Mei 2022 menegaskan, pihaknya sangat berharap peran aktif para kepala desa membantu menangani stunting di desa masing-masing. Sebab para kepala desa paling mengetahui kondisi desa dan masyarakat termasuk anak-anak stunting di desanya.

Karenanya desa dapat membantu mengalokasikan anggaran untuk menangani stunting itu. Ia yakin bila semua desa serius menangani stunting maka pasti angka stunting desa tersebut menurun pula.

Baca juga: Jangan Lewatkan Sholat Magrib, Simak Bacaan Doa Usai Shalat Magrib Lengkap dengan Dzikir

Dirinya mengajak seluruh komponen masyarakat Sumba Barat untuk turut berpartisipasi aktif membantu menangani stunting di Sumba Barat maka angka stunting Sumba Barat saat ini 23,7 persen dapat turun menjadi 14 persen pada tahun 2024 bahkan bisa berada dibawah angka tersebut.(*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved