Berita NTT Hari Ini
86 Calon Taruna Akademi Kepolisian Tingkat Polda NTT Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Kabupaten Manggarai Timur 1 orang pria, Kabupaten Malaka 1 orang pria dan Kota Kupang 44 orang pria dan 2 orang wanita.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepolisian Daerah NTT mencatat 86 calon taruna Akademi Kepolisian (Catar Akpol) penerimaan Panitia Daerah (Panda) Polda NTT menjalani pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap I, Rabu 11 Mei 2022.
Pemeriksaan kesehatan berlangsung di gedung hemodialisa Bid Dokkes Polda NTT.
Adapun 86 Catar Akpol ini terdiri dari 7 orang calon taruni dan 78 orang calon taruna yang berasal dari 16 kabupaten/kota di NTT seperti Kabupaten Alor 1 orang, Belu 4 orang, Flores Timur 1 orang pria dan 1 orang wanita, Kabupaten Kupang 1 orang pria dan 1 orang wanita.
Kabupaten Lembata 2 orang pria dan 1 orang wanita, Kabupaten Manggarai Barat 4 orang pria dan 1 orang wanita, Kabupaten Ngada 2 orang pria.
Baca juga: Jenazah Korban Penikaman Semalam Tiba, Ratusan Warga Padati Rumah Duka
Kabupaten Rote Ndao 3 orang pria, Kabupaten Sikka 1 orang pria, Kabupaten Sumba Barat 6 orang pria, Kabupaten Sumba Timur 2 orang pria dan 1 orang wanita.
Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) 5 orang pria, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) 2 orang pria dan 1 orang wanita.
Kabupaten Manggarai Timur 1 orang pria, Kabupaten Malaka 1 orang pria dan Kota Kupang 44 orang pria dan 2 orang wanita.
Pemeriksaan kesehatan tahap I oleh petugas Bid Dokkes Polda NTT meliputi pemeriksaan fisik, tensi, mata, buta warna, THT, tinggi dan berat badan dan gigi.
Baca juga: Ramalan 12 Shio Hari Ini Rabu 11 Mei 2022, Shio Kerbau Ada Kencan Romantis, Shio Harimau Ambisius
Kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 11 Mei 2022, Kasubbag Diapers Bag Dalpers Biro SDM Polda NTT, Kompol Andry Setiawan, SH.,S.IK. menjelaskan proses seleksi menggunakan sistem one day service dimana hasil pemeriksaan langsung diumumkan kepada peserta secara transparan.
Andry menambahkan bagi catar yang memenuhi syarat pemeriksaan kesehatan akan mengikuti ujian psikologi dan ujian akademik.
Pemeriksaan kesehatan tahap I ini diawasi pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda NTT serta pengawas eksternal dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTT.
"Proses seleksi menggunakan sistem Bersih, transparan, akuntabel dan humanis dimana seluruh peserta kita perlakukan sama dan dengan proses clear and clean," pungkasnya. (*)