Selasa, 28 April 2026

Berita Pendidikan

Sejarawan Thomas Ataladjar Terbitkan Buku Sejarah Lembata 552 Halaman Dilaunching Oktober 2022

Sejarawan Thomas B Ataladjar akhirnya berhasil merampungkan penulisan buku sejarah peradaban manusia di Pulau Lembata setebal  552 halaman. Buku

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
Foto/HO/Thomas B Ataladjar/
Sejarawan Thomas B Ataladjar akhirnya berhasil menyelesaikan penulisan buku sejarah peradaban manusia di Pulau Lembata setebal 552 halaman. Buku dengan judul, ‘Lembata; Dalam Pergumulan Sejarah dan Perjuangan Otonominya’ ini sudah dicetak oleh Penerbit Ikan Paus Lamalera sebanyak seribu eksemplar. Rencananya buku ini akan dilaunching ke publik pada peringatan otonomi daerah Kabupaten Lembata, 12 Oktober 2022 mendatang di desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan. 

Era prasejarah, asal usul manusia penghuninya, budaya dan kearifan lokalnya. 

Sejarah masuknya agama wahyu Islam dan Katolik ke Tanah Lembata. 

Sejarah berdirinya kerajaan Islam di Lomblen. 

Sejarah pemerintahan Lomblen era kolonial dan swapraja (Kakang dan Kapitan). 

Sistem Paji Demong yang merupakan momok bagi rakyat Lomblen. 

Sejarah masuk dan berprosesnya pendidikan dan peradaban baru di Lembata. 

Sejarah Perjuangan Otonomi Rakyat Lembata sejak sebelum, menjelang dan seputar 7 Maret 1954 serta seluruh proses perjuangannya sejak 1954 hingga Lembata menjadi kabupaten tahun 1999.

Sejarah Kebencanaan Lembata

Sejarah budaya dan masyarakat di Lembata dan sebagainya. 

Semuanya ini telah turut mengukir sejarah perjalanan Lembata bahkan telah menjadi bagian dari sejarah pulau Lembata sendiri. (*)

Sejarawan Thomas B Ataladjar akhirnya berhasil menyelesaikan penulisan buku sejarah peradaban manusia di Pulau Lembata setebal  552 halaman. Buku dengan judul, ‘Lembata; Dalam Pergumulan Sejarah dan Perjuangan Otonominya’ ini sudah dicetak oleh Penerbit Ikan Paus Lamalera sebanyak seribu eksemplar. Rencananya buku ini akan dilaunching ke publik pada peringatan otonomi daerah Kabupaten Lembata, 12 Oktober 2022 mendatang di desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan.
Sejarawan Thomas B Ataladjar akhirnya berhasil menyelesaikan penulisan buku sejarah peradaban manusia di Pulau Lembata setebal 552 halaman. Buku dengan judul, ‘Lembata; Dalam Pergumulan Sejarah dan Perjuangan Otonominya’ ini sudah dicetak oleh Penerbit Ikan Paus Lamalera sebanyak seribu eksemplar. Rencananya buku ini akan dilaunching ke publik pada peringatan otonomi daerah Kabupaten Lembata, 12 Oktober 2022 mendatang di desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan. (Foto/HO/Thomas B Ataladjar/)
Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved