Perang Rusia Ukraina
Ancor Keuangan, Rusia Harus Rogoh Koceh Rp 390 Triliun per BUlan Biaya Invasi Perang ke Ukraina
Terjadi sejak 24 Februari 2022, invasi Rusia ke Ukraina saat ini sudah mulai memasuki bulan ketiga.
POS-KUPANG.COM - Terjadi sejak 24 Februari 2022, invasi Rusia ke Ukraina saat ini sudah mulai memasuki bulan ketiga.
Kedua belah pihak yakni Rusia dan Ukraina mengeluarkan biaya yang tak sedikit di dalam konflik ini.
Rusia diketahui mengeluarkan biaya sebesar 900 juta USD atau setara Rp 13 triliun untuk keperluan militer.
Dikutip TribunWow.com dari newsweek.com, laporan ini disampaikan oleh Sean Spoonts selaku kepala editor SOFREP, yakni sebuah media yang berfokus pada berita militer.
Uang sebesar Rp 13 triliun itu diketahui digunakan untuk menggaji para tentara Rusia yang berperang di Ukraina.
Uang senilai triliunan rupiah itu juga dipergunakan untuk menyediakan amunisi, misil hingga memperbaiki peralatan militer.
Rusia juga kehilangan uang yang tak sedikit setiap menembakkan misil yang mereka punya ke Ukraina.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar Latihan Parade Kemenangan sebagai bagian perayaan Hari Kemenangan yang jatuh pada tanggal 9 Mei.
Acara ini berlangsung di pangkalan udara Khmeimim Rusia di Suriah.
Dilaporkan lebih dari 1,2 ribu personel militer Rusia dan Suriah ikut serta dalam pelatihan yang memamerkan peralatan dan kekuatan pertahanan negara tersebut.
Rekaman dari parade tersebut dibagikan melalui kanal berita pemerintah Rusia, RIA Novosti, Jumat (6/5/2022).
Pada awal gladi bersih, para awak seremonial yang berbaris di pangkalan udara itu diarahkan oleh Komandan Angkatan Bersenjata Rusia di Suriah, Letnan Jenderal Roman Berdnikov, dengan mobil Tiger convertible.
Kemudian kru parade Angkatan Bersenjata Federasi Rusia dan Republik Arab Suriah berbaris di sepanjang landasan pacu dengan suara iringan band militer.
Barisan itu terdiri dari grup spanduk dengan bendera negara Federasi Rusia dan salinan Bendera Kemenangan, kompi penjaga kehormatan dengan bendera pasukan darat, Pasukan Dirgantara dan Angkatan Laut, kru parade dari resimen udara pasukan khusus, marinir, pasukan udara, polisi militer, resimen rudal anti-pesawat, kru parade wanita dokter militer.
Setelah itu, barisan peralatan militer parade yang dimekanisasi melaju di sepanjang jalur tersebut.
Baca juga: AS-Jerman Tambah Senjata ke Ukraina, Bantuan untuk Lawan Invansi Rusia
