Senin, 13 April 2026

Berita Sumba Barat Hari Ini

Wabup John Lado, Panen Raya Padi Gogo Di Lamboya, Sumba Barat

Hal ini dilakukan guna memulihkan kembali perekonomian pasca dilandanya Covid-19

Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
PANEN PADI - Wabup Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, S.Pd melakukan panen raya padi gogo di Desa Weetana, Kecamatan Lamboya Barat, Sumba Barat belum lama ini 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK- Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, S.Pd  melakukan panen raya padi gogo di Desa Weetanah, Kecamatan Lamboya Barat, Sumba Barat, NTT belum lama ini.

Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Sumba Barat, Drs.Daniel B.Pabala dan beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, S.Pd dalam sambutannya mengatakan  kegiatan panen raya ini untuk mendukung ketersediaan pangan.

Menurutnya, Kecamatan Lamboya Barat memiliki potensi sektor pertanian  sangat besar dan dapat menjadi lumbung pangan  Kabupaten Sumba Barat.

Baca juga: Rusia Hantam kota-kota timur Ukraina di Tengah Harapan untuk Lebih Banyak Evakuasi dari Pabrik Baja

Sebagai Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, ia menyampaikan  selamat dan penghargaan  kepada managemen Bank NTT atas kepeduliannya dalam peningkatan produksi dan produktivitas pangan, khususnya padi ladang gogo  di Desa Weetana Kecamatan Lamboya Barat, Sumba Barat.

Baginya hal itu  sangat membanggakan. Pihaknya berharap para petani termotivasi dengan binaan Bank NTT cabang Waikabubak, Sumba Barat ini sehingga ke depan, wilayah ini menjadi salah satu sentra produksi padi gogo.

Lebih lanjut, Wabup John Lado menyatakan  pembangunan daerah bukan  hanya bertumpuh pada pemerintah melainkan juga berkolaborasi dengan pihak swasta maupun para lainya yang memiliki kemuan bersama membangun daerah ini lebih baik ke depan.

Baca juga: PT Cendana Indopearls Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Loang dan Babokerong

Misalnya dengan  Bank NTT  bersama masyarakat Desa Weetana mengembangkan padi gogo. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank NTT memberdayakan masa depan petani desa ini.

Tidak dipungkiri  permasalahan pertanian disetiap daerah khususnya  di Kabupaten Sumba Barat bukan hanya pada sektor produktivitasnya tetapi juga pada   permasalahan proses pemasarannya.

Selama ini para petani ketika ingin menjual hasil pertanian dan perkebunan selalu terkendala  harga jual  rendah serta minimnya offtaker yang dapat menjamin harga.

Baca juga: DPRD Kota Kupang Minta Pengerjaan Jalan Harus Dengan Skala Prioritas 

Hal inilah menjadi tolak ukur Bank NTT melakukan kerjasama dengan Desa Weetana bersama Bumdes Mada Ole dalam mengolah produk lokal agar memiliki nilai jual  tinggi.

Diakui, hal ini  tidak mudah seketika merubah kebiasaan masyarakat karena  masih terbawa akan kebiasaan  lama. Namun, dapat kita saksikan saat ini,  Bank NTT bersama masyarakat Desa Weetana menunjukan adanya perubahan  dalam proses pembangunan di bidang pertanian melalui panen raya padi ladang gogo.

Selain itu, kata Wabup John Lado,  Bank NTT turut mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat Desa wetana Kecamatan Laboya Barat, dengan menciptakan Desa Binaan  mandiri, berprestasi, berbasis digital dan sentralistik pemasaran produk –produk desa melalui Bumdes Desa dengan melakukan penandatangan kerja sama.

Baca juga: Bekas Galian Pipa SPAM Kali Dendeng Tinggalkan Kerusakan Jalan di Kelurahan Airnona

Hal ini dilakukan guna memulihkan kembali perekonomian pasca dilandanya Covid-19.

Wakil Bupati berharap, ke depan, Bank NTT terus  membantu pemerintah daerah mendorong peningkatan perekonomian disetiap desa terkhususnya melalui desa-desa calon binaan Bank NTT di Kabupaten Sumba Barat agar menjadi desa lebih maju.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved