Berita Sumba Barat Hari Ini
Wabup John Lado, Panen Raya Padi Gogo Di Lamboya, Sumba Barat
Hal ini dilakukan guna memulihkan kembali perekonomian pasca dilandanya Covid-19
Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK- Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, S.Pd melakukan panen raya padi gogo di Desa Weetanah, Kecamatan Lamboya Barat, Sumba Barat, NTT belum lama ini.
Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Sumba Barat, Drs.Daniel B.Pabala dan beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, S.Pd dalam sambutannya mengatakan kegiatan panen raya ini untuk mendukung ketersediaan pangan.
Menurutnya, Kecamatan Lamboya Barat memiliki potensi sektor pertanian sangat besar dan dapat menjadi lumbung pangan Kabupaten Sumba Barat.
Baca juga: Rusia Hantam kota-kota timur Ukraina di Tengah Harapan untuk Lebih Banyak Evakuasi dari Pabrik Baja
Sebagai Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, ia menyampaikan selamat dan penghargaan kepada managemen Bank NTT atas kepeduliannya dalam peningkatan produksi dan produktivitas pangan, khususnya padi ladang gogo di Desa Weetana Kecamatan Lamboya Barat, Sumba Barat.
Baginya hal itu sangat membanggakan. Pihaknya berharap para petani termotivasi dengan binaan Bank NTT cabang Waikabubak, Sumba Barat ini sehingga ke depan, wilayah ini menjadi salah satu sentra produksi padi gogo.
Lebih lanjut, Wabup John Lado menyatakan pembangunan daerah bukan hanya bertumpuh pada pemerintah melainkan juga berkolaborasi dengan pihak swasta maupun para lainya yang memiliki kemuan bersama membangun daerah ini lebih baik ke depan.
Baca juga: PT Cendana Indopearls Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Loang dan Babokerong
Misalnya dengan Bank NTT bersama masyarakat Desa Weetana mengembangkan padi gogo. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank NTT memberdayakan masa depan petani desa ini.
Tidak dipungkiri permasalahan pertanian disetiap daerah khususnya di Kabupaten Sumba Barat bukan hanya pada sektor produktivitasnya tetapi juga pada permasalahan proses pemasarannya.
Selama ini para petani ketika ingin menjual hasil pertanian dan perkebunan selalu terkendala harga jual rendah serta minimnya offtaker yang dapat menjamin harga.
Baca juga: DPRD Kota Kupang Minta Pengerjaan Jalan Harus Dengan Skala Prioritas
Hal inilah menjadi tolak ukur Bank NTT melakukan kerjasama dengan Desa Weetana bersama Bumdes Mada Ole dalam mengolah produk lokal agar memiliki nilai jual tinggi.
Diakui, hal ini tidak mudah seketika merubah kebiasaan masyarakat karena masih terbawa akan kebiasaan lama. Namun, dapat kita saksikan saat ini, Bank NTT bersama masyarakat Desa Weetana menunjukan adanya perubahan dalam proses pembangunan di bidang pertanian melalui panen raya padi ladang gogo.
Selain itu, kata Wabup John Lado, Bank NTT turut mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat Desa wetana Kecamatan Laboya Barat, dengan menciptakan Desa Binaan mandiri, berprestasi, berbasis digital dan sentralistik pemasaran produk –produk desa melalui Bumdes Desa dengan melakukan penandatangan kerja sama.
Baca juga: Bekas Galian Pipa SPAM Kali Dendeng Tinggalkan Kerusakan Jalan di Kelurahan Airnona
Hal ini dilakukan guna memulihkan kembali perekonomian pasca dilandanya Covid-19.
Wakil Bupati berharap, ke depan, Bank NTT terus membantu pemerintah daerah mendorong peningkatan perekonomian disetiap desa terkhususnya melalui desa-desa calon binaan Bank NTT di Kabupaten Sumba Barat agar menjadi desa lebih maju.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/padi-gogo.jpg)