Penganiayaan Jurnalis

Polisi Segera Ungkap Pelaku Pengeroyokan Terhadap Wartawan Online di Kupang

Pelaku dalam kasus pengeroyokan yang menimpa Fabi Latuan berjumlah lebih dari satu orang

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/CHRISTIN MALEHERE
Kapolres Kota Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H,S.IK,M.H 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Penyidik Satreskrim Polres Kupang Kota melakukan pendalaman penyelidikan terhadap kasus pengeroyokan terhadap Wartawan Fabi Latuan di depan Kantor Perusahaan Daerah (PD) Flobamor.

Kepada POS-KUPANG.COM, Selasa 3 Mei 2022, Kapolres Kota Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan bahwa penyidik sementara mencari bukti dan keterangan yang kuat terkait para pelaku pengeroyokan terhadap wartawan online Fabi Latuan.

"Penyidik sementara melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan bukti terhadap para pelaku pengeroyokan sehingga jika sudah cukup maka kami akan melakukan penangkapan terhadap para pelaku," jelas Krisna.

Baca juga: Taman Belajar B73 Lembata Tunjuk Kebolehan di Puncak Hardiknas

Terkait jumlah pelaku pengeroyokan tersebut, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi mata, bahwa pelakunya lebih dari satu orang.

"Pelaku dalam kasus pengeroyokan yang menimpa Fabi Latuan berjumlah lebih dari satu orang, dan semua masih dalam pengembangan penyelidikan," tambah Krisna.

Motif dari pelaku pengeroyokan saat ini masih dalam pengembangan penyelidikan dan jika sudah lengkap maka segera diekspose kepada publik.

Baca juga: Xi Jinping Sampaikan Selamat kepada Jose Ramos Horta atas Terpilihnya sebagai Presiden Timor Leste

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa sebanyak enam orang saksi termasuk mengembangkan  penyelidikan berdasarkan fakta di lapangan termasuk memeriksa bukti berupa nomor telepon yang melakukan komunikasi dengan korban sebelum kejadian penganiayaan.

Selain itu, penyidik juga telah menyita dan memeriksa rekaman CCTV milik warga di sekitar lokasi kejadian saat korban  mendapat pengeroyokan dari para pelaku.

"Penyidik sementara mempelajari bukti informasi di lapangan, termasuk keterangan saksi, kemudian menyesuaikan dengan rekaman CCTV mengungkap identitas pelaku," tambah Krisna.

Baca juga: Asita NTT Terima 4 Wisatawan Asal AS Setelah Pandemi Menurun

Terkait situasi saat pengeroyokan terhadap korban terjadi pada siang hari dan kondisinya terang, akan tetapi para pelaku menggunakan penutup wajah sehingga sulit dikenali, dan penyidik terus berusaha keras mencari bukti untuk mengungkap identitas para pelaku pengeroyokan.

Pihaknya berharap identitas pelaku segera terungkap agat penyidik dapat mengetahui motif pelaku melakukan kekerasan terhadap korban. (CR14)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved