Rabu, 29 April 2026

Berita NTT Hari Ini

Gubernur Laiskodat Bangun Dialog dengan Masyarakat Bonleu, TTS Ini yang Dibahas.

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, pada 25 April 2022 melakukan dialog dengan masyarakat Bonleu, Kecamatan Tobu. Dialog tersebut berlangsung di halama

Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang.com/ Adrianus Dini
Gubernur Laiskodat Bangun Dialog dengan Masyarakat Bonleu, TTS. 

Laporan Reporter Pos-Kupang.com, Adrianus Dini (cr12) 

POS-KUPANG.COM, SOE  - Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, pada 25 April 2022 melakukan dialog dengan masyarakat Bonleu, Kecamatan Tobu. Dialog tersebut berlangsung di halaman kantor Desa Bonleu.

Gubernur Viktor Laiskodat hadir didampingi Kadis PUPR Propinsi NTT, Maksi Nenabu, Anggota DPRD Propinsi NTT, Obed Naitboho, Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Lecky Frederich Koli, STP. 

Hadir juga dalam pertemuan tersebut, Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, Wakil Bupati TTS, Jhony Army Konay Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau, Dr. Harun Y. Natonis S.Pd., M.Si, Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Anggota DPRD TTS, Roy Babys, Kenas Afi, Jason Benu, Viktor Soinbala, Melinaus Bana, Lusi Tusalakh, Emanuel Olin, Matheos Lakapu, Marthen Tualaka, Uksam Selan, Sefrit Nau dan Ruba Banunaek. 

Dalam Dialog yang dipandu PLT. Sekda TTS, Edison Sipa tersebut, para wakil rakyat TTS tak mau ketinggalan moment untuk melepaskan unek-uneknya di hadapan Gubernur Laiskodat. Anggota DPRD TTS, Marthen Tualaka, Uksam Selan, Roy Babys dan Sefrit Nau ikut mengacungkan tangannya untuk bisa mendapatkan kesempatan bicara dalam dialog tersebut.

Mereka mengkritik Bupati TTS, Egusem Piether Tahun karena belum dikerjakannya jalan Bonleu hingga saat ini yang berujung penggunaan hak angket oleh DPRD TTS. 

Pendeta Nelson Liem juga ikut mengacungkan tangannya  mengaku geram dan marah karena jalan Bonleu tak kunjung dikerjakan.

Tokoh Pemuda, Gomer Afi menyebut masyarakat Bonleu bangga dan memberikan apreasiasi kepada Gubernur Laiskodat yang menjadi Gubernur pertama di NTT yang menginjak kaki di desa Bonleu. Ia juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Laiskodat karena lewat kunjungan Gubernur Laiskodat akhirnya masyarakat Bonleu bisa bertemu dengan Bupati TTS yang selama polemik jalan Bonleu tak pernah turun ke desa Bonleu untuk bertemu dengan masyarakat Bonleu.

"Terima kasih Pak Gubernur, karena lewat kunjungan Pak Gubernur akhirnya kami masyarakat Bonleu bisa ketemu dengan pimpinan daerah kami. Selama ini, pimpinan daerah kami tak pernah turun, untuk bertemu dengan kami," sindir Gomer disambut tepuk tangan warga Bonleu.

Bupati Tahun yang diberikan kesempatan berbicara oleh Gubernur Laiskodat langsung menggunakannya untuk menjawab semua kritikan yang dilayangkan kepadanya terkait belum dikerjakannya jalan Bonleu. 

Baca juga: HUT Kota Kupang ke 136 Tahun Perlu Ada Peningkatan Pelayanan Publik 

Ditarik sedikit ke belakang dikatakan Bupati Tahun, pada tahun 2019 pasca dilantik sebagai Bupati TTS, dilakukan pekerjaan jalan menuju desa Bonleu senilai 2 miliar lebih. Pada Tahun 2020 juga dianggarkan pekerjaan jalan Bonleu bahkan sudah sampai tahap tender senilai 3 miliar. Namun batal dikerjakan karena adanya refokusing secara nasional. Di tahun 2021, kembali lagi dilakukan penganggaran untuk pekerjaan jalan Bonleu, tapi karena dianggarkan di penghujung tahun anggaran dan pertimbangan musim penghujan yang sudah dekat, akhirnya tak jadi dikerjakan jalan Bonleu.

Tahun 2022, sebagai bupati, dirinya sudah mengeluarkan SE bahwa anggaran jalan Bonleu ada. Tapi hilang di antara TAPD dan Banggar. Hilangnya dimana, ia  mengaku tidak tahu.

"Saya juga tidak tahu hilangnya dimana. Tapi pasti hilang di antara TAPD atau Banggar," terang Bupati Tahun di hadapan Gubernur Laiskodat dan ratusan masyarakat Bonleu.

Di awal tahun 2022, Pemda TTS lanjut Bupati Tahun, melakukan konsultasi ke Propinsi dan pusat (Depdagri, Kementerian keuangan) terkait rasionalisasi atau pergeseran anggaran dalam post khusus jalan di Dinas PUPR Kabupaten TTS. Setelah dilakukan pergeseran, didapatkanlah anggaran senilai 5 Miliar untuk pekerjaan jalan menuju desa Bonleu.

Baca juga: Liga 1: Eks Bintang Timnas Indonesia Boaz Solossa Merapat ke RANS Cilegon?Duet Ronaldinho di Liga 1

"Tanggal 14 sudah mulai proses tender dan saya perkirakan Minggu kedua bulan Mei sudah bisa berkontrak untuk pekerjaan jalan menuju Desa Bonleu," paparnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved