Berita Nasional
KKB Papua Cerai Berai, Kini Sebby Sambom Tak Lagi Tunduk Pada Benny Wenda: Untuk Apa Tunduk ke Dia?
Juru Bicara OPM< Sebby Sambom melancarkan serangkaian tuduhan ke Benny Wenda. Ia menyebut Benny Wenda menghancurkan arah perjuangan KKB. Simak ini.
POS-KUPANG.COM - Di tengah carut marutnya perjuangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, isu baru kini menerpa kelompok separatis tersebut.
Isu baru itu, yakni KKB Papua terbelah. Kedua pemimpin besar KKB tak lagi saling mendengar satu sama yang lain.
Juru Bicara OPM, Sabby Sambom menuduh Benny Wenda menghancurkan perjuangan kelompok bersenjata tersebut.
Bahkan atas tudingan tersebut, Sebby Sambom kemudian mengumumkan bahwa ia pisah dari Benny Wenda.
Sementara Benny Wenda tak mau menggubris apa pun pernyataan yang dilontarkan oleh Sebby Sambom kepadanya.
Dilansir dari Wikipedia.com, Benny Wenda merupakan Pemimpin Kemerdekaan Papua Barat.
Ia juga mengemban tanggung jawab besar, yakni sebagai Ketua Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat.
Baca juga: Gegara Sembunyi di Balik Bebatuan, KKB Papua Sulit Dideteksi Tapi dengan Cara Ini TNI Melumpuhkannya
Tugasnya, adalah melakukan lobi-lobi internasional untuk kemerdekaan Papua Barat dari Indonesia.
Saat ini, Benny Wenda tinggal di pengasingan, di Oxford, Oxfordshire, Inggris Raya.
Sosok ini lahir di Lembah Baliem, Irian Jaya.
Terbetik kabar, saat ini Benny Wenda telah membentuk organisasi yang diberi nama Tentara Revolusi Papua Barat.
Kehadiran Tentara Revolusi Papua Barat inilah yang dianggap Sebby Sambom sebagai penghancur gerakan Papua Merdeka.
Menurut Sebby Sambom, dibentuknya tentara revolusi Papua Barat atau West Papua Army, merupakan oranisasi tandingan yang sangat membahayakan KKB.
Apalagi West Papua Army merupakan bagian dari United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) atau Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat.

Dari hal inilah Sebby Sambom mengatakan bahwa Benny Wenda telah memperlihatkan gelagat yang kurang bagus terhadap arah pergerakan KKB Papua saat ini.