Paskah 2022
Paroki Wangatoa Lembata Bagikan 600 Telur Paskah Kepada Anak-anak
Sasarannya adalah anak-anak balita dan ibu hamil di wilayah Paroki Kristus Raja Wangatoa
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Anak-anak di Paroki Kristus Raja Wangatoa, Kabupaten Lembata mendapatkan telur Paskah usai perayaan misa Paskah pada Minggu, 17 April 2022.
Pastor Paroki Kristus Raja Wangatoa, RD Kristo Soge mengatakan, enam ratus telur Paskah yang dibagikan kepada anak-anak dan ibu hamil ini merupakan dukungan gereja Katolik untuk memerangi stunting di Lembata, khususnya di Kelurahan Selandoro di mana jumlah anak dengan kondisi stunting mencapai enam puluh orang.
Baca juga: Perayaan Paskah di Lembata Bermakna Bagi Orang Muda Katolik
Sasarannya adalah anak-anak balita dan ibu hamil di wilayah Paroki Kristus Raja Wangatoa.
“Gereja peduli dengan isu stunting yang ternyata cukup tinggi di wilayah Kelurahan Selandoro, sekitar 60-an anak. Karena itu pada kesempatan ini di hari raya Paskah, kami bagi-bagi telur paskah. Hanya telur, yang lain untuk gizi anak nanti disiapkan di rumah,” ujar Pastor Paroki Kristus Raja Wangatoa, RD Kristo Soge, sebelum menutup perayaan ekaristi.
Baca juga: Raul Lemos Ternyata Pernah Nangis di Pelukan Aurel dan Azriel Hermansyah Demi Krisdayanti, Apa itu?
Sekitar 600 telur rebus yang disiapkan dibagikan kepada anak-anak balita dan ibu hamil. Anak-anak tampak bahagia mendapat telur paskah yang diberikan RD Kristo.
Menurut RD Kristo, langkah ini juga menjawabi harapan agar gereja bersama pemerintah, bekerja sama mengatasi masalah stunting.
Baca juga: Jangan Lupa Mampir ke Lapas Ende, Ada Pameran Hasil Karya Warga Binaan
"Membagikan telur paskah ini salah satu bentuk dari upaya gereja dalam mengatasi stunting. Kita akan mengupayakan langkah lanjutan untuk soal ini,” pungkas RD Kristo.(*)