Berita Sikka Hari Ini

Ditemukan Tewas di Perkebunan Milik Warga, Ini Kronologinya

Menurut Margono mayat pria tersebut ditemukan di lahan perkebunan milik Philipus

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-HUMAS POLRES SIKKA
EVAKUASI - Jenazah Marianus Ranto (23), sedang dievakuasi oleh warga di perkebunan milik Philipus, Dusun Tanakepi Desa Tanarawa Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, pada Minggu 17 April 2022, pukul 12.00 Wita. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofri Fuka

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Warga menemukan mayat di Lahan Perkebunan Milik warga di Dusun Tanakepi Desa Tanarawa Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, pada Minggu 17 April 2022, pukul 12.00 wita.

Kapolres Sikka, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas melalui Humas Polres Sikka menyampaikan mayat tersebut adalah seorang pria bernama Marianus Ranto (23), Alamat RT/RW 004/002, Dusun Tanakepi, Desa Tanarawa, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka.

Menurut Margono mayat pria tersebut ditemukan di lahan perkebunan milik Philipus.

Baca juga: BREAKING NEWS : Pria di Sikka ditemukan Tewas di Perkebunan Milik Warga

Menurut Margono, kronologis kejadian tersebut dimulai pada hari Jumat tanggal 08 April 2022 sekitar pukul 09.00 wita ketika Korban pergi meninggalkan rumah tanpa pamit dan sampai malam pukul 21.00 wita.

"Korban tidak pulang ke rumah, akhirnya keluarga korban beserta masyarakat Dusun Tanakepi  melakukan pencarian tetapi tidak di temukan," ungkapnya.

Pada hari Minggu tanggal 17 April 2021 sekitar pukul 12.00 wita, kata Margono, para saksi melakukan pencarian ulang dan menemukan korban sudah tergantung di atas pohon Kusambi di Lahan Milik  Bapak Philipus dan atas kejadian tersebut saksi-saksi menyampaikan ke keluarga korban.

Baca juga: Lapas Lembata Bersama TNI dan Polri Razia Kamar Warga Binaan

Ada 4 orang saksi, ujar Margono, yakni  Simon Seni (42), Karolus Kuma (41), Timotius Gadison (20), Emanuel Ade (43).

Margono menyebutkan bahwa, jenazah tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian maupun tenaga medis dari Puskesmas Tanarawa.

"Korban telah dilakukan pemeriksaan medis atau visum luar oleh Tim medis Puskesmas Tanarawa , dan keluarga korban menolak dilakukan Autopsi terhadap diri korban dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan Autopsi," ungkapnya.

Baca juga: Setiap WNI Wajib Setor Rp 65 Juta, Sugito Imingi Pekerjaan dengan Gaji Menggiurkan di Australia

Margono menjelaskan, berdasarkan olah TKP, korban diketahui meninggal akibat bunuh diri (gantung diri).

Adapun giat olah TKP di Pimpin Langsung Kapolsek Waigete Iptu O Wayan Artawan SH. dan PAUR Identifikasi Polres Sikka Bripka Kristoforus Surhi  bersama Anggota Polsek Waigete,Anggota Pospol Talibura dan Anggota Koramil Talibura 1603_02/TLB. (Cr1)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved