Berita Kriminal

Biadab, Sepupu di Banjar Tega Rudapaksa Gadis 10 Tahun, Jasadnya Dimutilasi dan Dibuang di Kebun 

Nasib pilu seorang gadis berusia 10 tahun di Banjar, dirudapaksa sepupu, jasadnya dimutilasi dan dibuang di Kebun. Terungkap dari temuan tengkorak

Editor: Adiana Ahmad
istimewa
Ilustrasi rudapaksa- Biadab, Sepupu di Banjar Tega Rudapaksa Gadis 10 Tahun, Jasadnya Dimutilasi dan Dibuang di Kebun  

Biadab, Sepupu di Banjar Tega Rudapaksa Gadis 10 Tahun, Jasadnya Dimutilasi dan Dibuang di Kebun 

POS-KUPANG.COM, BANJAR - Tindakan biadab dilakukan oleh seorang lelaki berinisial RF (26) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ( Kalsel ).

RF tega merudapaksa gadis 10 tahun yang masih sepupunya. 

Kejamnya lagi, tak hanya merudapaksa, Korban dibunuh dan jasadnya dibuang di kebun.

Kasus Pembunuhan Sadis itu terungkap setelah ada penemuan tengkorak manusia di kebun kemiri, Dusun Cungkir, Desa Kahelaan, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/4/2022) sekitar pukul 11.30 Wita.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Kakak Kandung di Desa Balaweling Adonara Dijerat Pasal 338 KUHP

Tengkorak korban ditemukan pemilik kebun kemiri, Arifin. 

Arifin saat itu bermaksud melihat buah kemiri di kebunnya untuk dipanen setiap tahun sekali.

Tak disangka ia menemukan tengkorak manusia.

Sekitar 20 meter dari temuan tengkorak, Arifin menemukan lagi seonggok rambut dan tengkorak rahang yang diduga bagian dari tengkorak kepala tersebut.

Temuan tersebut pun seketika membuat geger warga sekitar.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Astrid dan Anak Lael, Tersangka Randy Mengaku Menyesal dan Siap Bertanggungjawab

Lantas warga melaporkan temuan itu ke Mapolsek Belimbing di Kecamatan Sungai Pinang.

Tim Inafis Satreskrim Polres Banjar, Resmob dan Polsek Belimbing pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan atas temuan tengkorak tersebut.

Setelah penemuan tengkorak tersebut polisi pun mendapatkan laporan soal anak perempuan yang tak kunjung pulang ke rumah di Desa Kahelaan, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.

Tidak berselang lama, Polisi mengamankan seorang lelaki berusia 26 tahun, berinisial RF yang diketahui paling terakhir berkomunikasi dengan korban PWU siswa kelas III Sekolah Dasar Kahelaan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved