Ramadhan 2022

Masjid Darul Hijrah BTN Kolhua Jadi Salah Satu Spot Warga Kota Kupang Berburu Takjil

Saya jual Arem-arem, tahu isi, makao udang, es buah dan es cendol, lumayan setiap hari banyak yang beli,

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/BERTO KALU
Antusias warga saat berburu Takjil di depan Masjid Darul Hijrah BTN Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Gambar diabadikan Rabu, 13 April 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Memasuki bulan Ramadhan, area di depan Masjid Darul Hijrah yang berlokasi di Jalan Fetor Foenay, BTN Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang menjadi salah satu spot warga Kota Kupang dalam mencari aneka hidangan berbuka puasa atau takjil.

Pantauan POS-KUPANG.COM Rabu, 13 April 2022 sore, warga tampak antusias mencari aneka jajanan untuk berbuka puasa. Ada yang mencari es buah, bubur kacang ijo, puding, sampai aneka gorengan yang dijajakan para pedagang.

Ridho, salah satu pembeli mengaku senang membeli takjil di area Masjid Darul Hijrah untuk berbuka puasa dan sahur. Karena selain murah, pilihan menu juga lumayan lengkap.

Baca juga: Ketua Bhayangkari NTT Cek Sumur Bor di Desa Silu, Kapolres Kupang Siap Berikan Pengamanan

"Dari kemarin beli takjil disini, karena banyak pilihannya. Cari buat buka puasa sekalian sama buat sahur nanti," ungkapnya saat ditemui.

Ridho menambahkan, lokasi ini merupakan spot favoritnya dalam mencari takjil setiap bulan puasa tiba.

"Kebetulan dekat rumah juga jadi tidak perlu jalan cari yang jauh-jauh, " kata dia.

Sementara itu, Ana Mariani seorang pedagang takjil yang ditemui mengatakan dagangan yang ia jual di bazar Ramadan tersebut lumayan laris dibeli pengunjung.

Baca juga: Tangkap Pelaku Curanmor, Ternyata Pernah Lakukan Kejahatan Serupa Sebelumnya

"Saya jual Arem-arem, tahu isi, makao udang, es buah dan es cendol, lumayan setiap hari banyak yang beli, " ungkapnya.

Harga yang dipatok pun tergolong murah, untuk aneka gorengan mulai dari Rp.12.000 hingga Rp. 15.000, sedangkan untuk es buah dan es cendol dijual Rp. 10.000 per cap.

Ia mengatakan, Ramadhan kali ini cukup berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, pemerintah tidak lagi membatasi kegiatan masyarakat, khususnya para pedagang.

Baca juga: Covid-19 Sumba Timur: Tambah Satu Kasus Positif dan 16 Kasus Sembuh Hari Ini

"Tahun ini agak longgar, tetapi kita diwajibkan untuk menaati protokol kesehatan," ucapnya

Ia pun berharap, tempatnya berjualan takjil selalu ramai dikunjungi warga yang mencari makanan untuk berbuka puasa.

"Saya harap semoga tetap ramai, sehingga otomatis pendapatan saya juga bertambah," harap Ana.(*)

Berita Kota Kupang Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved