Berita Nasional

Refly Harun Tersentak Dengar Pernyataan Ruslan Buton: Di Negara Ini, Kebenaran Itu Hanya Casing

Anda masih ingat Ruslan Buton? Sosok ini merupakan prajurit TNI yang dipecat karena tindakan pembunuhan. Kini Ruslan bicara keras soal pemerintahan.

Editor: Frans Krowin
(YouTube Refly Harun)
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun tersentak dengan pernyataan Ruslan Buton yang menyebutkan kebenaran di negeri ini hanya casing. 

POS-KUPANG.COM - Anda masih ingat Ruslan Buton? Sosok ini merupakan prajurit TNI tapi dipecat karena tindakan pembunuhan.

Kasusnya sudah lama berlalu. Namun hal itu muncul kembali setelah sosok ini melontarkan pernyataan yang menyudutkan pemerintah

Belum lama ini, Ruslan Buton tampil di podcast channel Youtube, Refly Harun.

Refly Harun merupakan ahli hukum tata negara dan pernah menjadi Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia I (Persero).

Tapi sejak April 2020 lalu, Refly Harun dicopot dari jabatan tersebut. Sejak itulah ia gencar mengeritik pemerintahan Jokowi melalui media sosial.

Baru-baru ini, ia mengundang Ruslan Buton menjadi narasumber pada podcast Channel Youtube miliknya.

Belakangan ini, channel Youtube ini kerap menjadi sorotan, karena selalu menampilkan sosok yang selama ini berseberangan dengan Pemerintahan Joko Widodo.

Kali ini ia mengundang Ruslan Buton dan yang disoroti adalah kinerja pemerintah. Ruslan Buton merupakan prajurit berpangkat Kapten tapi sudah dipecat.

Sejak Desember 2020 lalu, Ruslan Buton ditangguhkan penahanannya gegara pernyataannya yang meminta Presiden Jokowi Mundur.

Baca juga: Refly Harun Ingatkan Presiden Jokowi, Ada Disabotase di Lingkungan Istana, Sebutkan Contoh Ini

"Saya tidak tahu sudah sidang ke berapa. Sekarang lagi pemeriksaan sidang ahli," kata Ruslan di YouTube Refly Harun berjudul 'INI LHO KAPTEN YANG SEMPAT HEBOH MINTA JOKOWI MUNDUR!', yang tayang pada Sabtu, 28 Agustus 2021.

Namun yang paling menyedihkan dari kabar Ruslan Buton, adalah sejak masalah hukum menimpanya, ia kehilang orang-orang terdekatnya.

Saat meringkuk di penjara, Erna Yudhiana (44) istrinya meninggal dunia karena sakit. Erna meninggal dunia pada September 2020.

Saat itu, Ruslan Buton diberi izin untuk melihat jenazah istrinya tersebut.

Saat masih hidup, Erna Yudhiana pernah hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memperjuangkan keadilan bagi suaminya dengan mengajukan praperadilan pada Juli 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved