Breaking News:

Berita Nasional

Refly Harun Ingatkan Presiden Jokowi, Ada Disabotase di Lingkungan Istana, Sebutkan Contoh Ini

Pasca memarahi para menteri dan seluruh kepala daerah Indonesia di Bali, Presiden Jokowi kini disoroti Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun. Simak ini

Editor: Frans Krowin
(YouTube Refly Harun)
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengingatkan Presiden Jokowi akan adanya sabotase di lingkungan Istana. 

POS-KUPANG.COM - Pasca memarahi para menteri dan seluruh kepala daerah di Bali, Presiden Jokowi kini disoroti Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun.

Refly Harun yang juga pengamat politik itu mengungkapkan sejumlah fakta bahwa selama ini Presiden Jokowi disabotase oleh orang-orang dekat.

Dan, barang-barang impor merupakan salah satu bukti dari sabotase yang dilakukan orang-orang dekat itu.

Menurut Refly, sikap Jokowi memarahi menteri dan para kepala daerah, sesungguhnya bukan hal baru.

Tapi hal terpenting pasca sikap Presiden Jokowi tersebut, adalah segera melakukan audit ketika ada temuan pengadaan barang impor di kementrian.

“Lakukan audit terhadap jajaran pemerintahan itu. Siapa sesungguhnya pelaku impor itu. Jangan-jangan Pak Jokowi sendiri kaget, ternyata pelaku-pelaku itu di kalangan Istana sendiri, misalnya,” kata Refly dilansir dari kanal YouTube Refly Harun, Sabtu 26 Maret 2022.

Refly Harun kemudian mencontohkan vaksin luar negeri yang selama ini diberikan kepada masyarakat Indonesia.

Baca juga: Refly Harun Buat Pernyataan Menohok Sebut Sosok Ini Yang Tega Penjarakan Habib Rizieq Shihab, Siapa?

Sementara pada saat yang sama, Vaksin Nusantara tidak mendapat perhatian sama sekali. Bahkan seolah-olah dihambat.

“Lucu juga. Vaksin Nusantara sampai sekarang seperti terhambat atau dihambat, sementara vaksin luar negeri lancar jaya,” ujarnya.

“Kadang-kadang saya berpikir jangan-jangan Presiden Jokowi banyak disabotase dalam lingkaran Istana sendiri, menteri-menterinya disabotase oleh bawahan-bawahannya,” tambahnya.

Refly Harun mengemukakan, temuan impor pengadaan barang tersebut, sesungguhnya mengindikasikan ada hal yang patut diselidiki karena bisa bermuara pada perilaku korupsi.

Untuk itu, Refly berharap pemerintah lebih fokus menangani masalah-masalah tersebut.

Dikatakannya, “Kerusakan Indonesia itu salah satunya perilaku korupsi. Jadi bukan hanya radikalisme."

Oleh karena itu, katanya, momen Presiden Jokowi memarahi para menteri dan kepala negara harus sebagai langkah awal membasmi korupsi di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved