Berita Belu Hari Ini
Kunjungi Desa Asumanu, Bupati Belu Periksa Langsung Anak Gizi Kurang
bupati mengajak Anselmus Sori duduk disampingnya sambil berbincang- bincang tentang kondisi anak
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, ATAMBUA-----Dalam kunjungan kerja ke Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM bersama Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, MM mendatangi rumah warga, Anselmus Sori, Kamis 7 April 2022.
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Belu ini untuk melihat langsung kondisi anak dari Anselmus Sori bernama Joefratun Sori umur 2,1 tahun yang mengalami gizi kurang. Sebelumnya anak ini mengalami gizi buruk. Setelah dirawat, statusnya menjadi gizi kurang.
Disaksikan Pos Kupang. Com, Bupati Belu bersama wakil bupati didampingi Kadis Kesehatan Kabupaten Belu mendatangi rumah Anselmus Sori di RT 02, RW 01 Desa Asumanu. Bupati menemui Anselmus di teras rumah yang sementara menggendong anaknya.
Baca juga: Contoh Kultum Ramadan Sebelum Berbuka atau Tarawih : Berbagai Keberkahan di Bulan Suci
Setelah duduk di kursi, bupati mengajak Anselmus Sori duduk disampingnya sambil berbincang- bincang tentang kondisi anak yang gizi buruk serta kehidupan dalam rumah tangga.
Sambil bercerita, Bupati yang berprofesi sebagai dokter ini menggendong anak gizi kurang itu lalu mengambil stetoskopnya untuk memeriksa anak gizi kurang.
Setelah diperiksa, Bupati menjelaskan, kondisi anak tersebut tergolong gizi kurang dengan berat badan sudah menuju normal namun kemampuan inteligensinya kurang. Meski sudah berusia 2,1 tahun, anak itu belum bisa berbicara.
Melihat kondisi demikian, Bupati memerintahkan Kadis Kesehatan, drg. Ansila Eka Mutty supaya anak tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Atambua.
Baca juga: Ini Komitmen Tiga Pimpinan OPD di Lingkup Pemprov NTT Pasca Dibebastugaskan
"Kadis kesehatan anak ini dirawat di rumah sakit yah. Ini butuh perawatan khusus oleh dokter spesialis anak", perintah bupati diamini kadis kesehatan.
Kepada wartawan Bupati Agus Taolin mengatakan, anak gizi kurang tersebut harus dirawat secara intensif oleh dokter anak mengingat kemampuan inteligensinya kurang yakni belum bisa berbicara. Selain penanganan medis, juga dilakukan terapi-terapi kesehatan.
Pemerintah berupaya agar anak yang masih dalam masa pertumbuhan segera ditangani sehingga anak itu kembali normal, baik secara fisik maupun mentalnya.
Bupati mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan diri dan anggota keluarga. Bila kesehatan terganggu segera periksa dan berobat di puskemas secara gratis.
Baca juga: Terjaring OTT, Begini Kondisi Rumah Kadis PUPR Kota Kupang di BTN Kolhua
Pemerintah telah menjalankan program pengobatan gratis bagi seluruh penduduk Kabupaten Belu.
Sementara, Anselmus Sori ayah dari anak gizi kurang yang ditemui Pos Kupang. Com menuturkan, ia memiliki dua orang anak. Anak pertamanya sehat sedangkan anak keduanya mengalami gizi kurang. Kondisi itu diperparah lagi setelah istrinya meninggal dunia satu setengah tahun yang lalu.
Pria yang profesi sebagai petani ini merasa bersyukur dan senang bila pemerintah akan merawat secara khusus anaknya di rumah sakit.
Kata Anselmus, ia termasuk dalam KK penerima bantuan langsung tunai (BLT) dana desa. Bantuan itu dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga termasuk merawat kedua anaknya. (jen)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/asumanu.jpg)