Rabu, 22 April 2026

Berita Manggarai Timur Hari Ini

Pemerintah Kecamatan LAUT Matim Panen Raya Sorgum di Kebun Contoh

Panen raya sorgum dilakukan oleh seluruh pegawai Kecamatan yang dipimpin langsung oleh Camat LAUT

Penulis: Robert Ropo | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO- KECAMATAN LAUT
PANEN RAYA -Pemerintah Kecamatan Lamba Leda Utara (LAUT), Kabupaten Manggarai Timur panen raya sorgum organik pada kebun contoh, Rabu 6 April 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Pemerintah Kecamatan Lamba Leda Utara (LAUT), Kabupaten Manggarai Timur Provinsi NTT, panen raya sorgum organik pada kebun contoh milik Pemerintah Kecamatan itu di lahan seluas 1 hektar di wilayah Ntaur - Dampek, Desa Satar Padut, Selasa 5 April 2022.

Panen raya sorgum dilakukan oleh seluruh pegawai Kecamatan yang dipimpin langsung oleh Camat LAUT, Agus Supratman.

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan LAUT, Gonsi Geta, Rabu 6 April 2022, menjelaskan, program ini bertujuan untuk mengangkat derajat kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi masyarakat.  

Baca juga: TERBARU, Presiden Jokowi Larang Menteri Bicara Pemilu dan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden: Nggak!

"Melalui budidaya sorgum organik, masyarakat memiliki kesempatan untuk menambah aktivitas di bidang pertanian sekaligus menambah penghasilan lewat bercocok tanam sorgum dan mengangkat derajat kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, dan  penguatan ekonomi masyarakat,"Kata Gonsi.

Dikatakan Gonsi, usia panen sorgum kurang lebih 3 bulan 2 minggu. 

"Kami tanam tanggal 28 Desember 2021 dan kami panen kemarin. Itupun panen hari ini kategori terlambat karena jadwal kegiatan kantor cukup padat dan baru kami panen hari ini. Mestinya panen minggu lalu,"kata Gonsi.

Baca juga: Sekda NTT Beberkan Alasan 3 Kepala Dinas Dibebastugaskan Oleh Gubernur Viktor

Gonsi juga mengatakan, sorgum ini terdiri dari 3 varietas yaitu varietas suri 4, varietas numbu dan varietas super 2.

Camat Lamba Leda Utara, Agus Supratman, juga menjelaskan, program tanam sorgum di LAUT diwajibkan juga ke semua desa. Pada tahun 2022 ini sebelas desa wajib membuat kebun contoh sorgum milik desa dengan luas masing masing 1 hektar.  

"Ada yang sudah berjalan dan ada yang sudah panen,"kata Agus. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Gubernur NTT Bebastugaskan 3 Kepala Dinas Berkinerja Menurun

Agus juga meminta masyarakat umum untuk bisa melakukan hal yang sama secara bersama untuk membudidayakan sorgum.

"Saya minta masyarakat bergerak bersama untuk hal yang sama yaitu sorgum.  Tanaman ini gizi tinggi, bisa mengatasi gizi buruk dan stunting,"tutup Agus. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved