Selasa, 5 Mei 2026

Perang Rusia Ukraina

Rusia vs Ukraina: Nama Daftar Negara Eropa Larang Pasukan Gabung Pasukan Ukraina Perang vs Rusia

Tak semua negara-negara di Eropa menentang invasi Rusia terhadap Ukraina. JIka sebagian negara Eropa mengirimkan tentara untuk membantu Ukraina

Tayang:
Editor: Ferry Ndoen
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Tank Rusia dihancurkan oleh pasukan Ukraina di Luhansk 

"Rusia telah gagal dalam tujuannya untuk merebut Kiev,” kata Kirby.

"Militer Rusia masih dapat menimbulkan kebrutalan besar-besaran di negara itu, termasuk di Kiev,” imbuhnya seperti dikutip dari Washington Examiner, Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Skuad Bersahaja, Borneo FC Lebih Tangguh dari Persebaya, Tutup Musim Liga 1 Kalahkan Bajul Ijo 2-1

Pernyataannya datang sehari setelah seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan kepada wartawan bahwa pasukan Rusia benar-benar tidak melakukan upaya di lapangan untuk maju ke kota, dan beberapa hari sebelumnya, pejabat yang sama mengatakan bahwa Rusia sekarang memprioritaskan wilayah Donbas.

Kondisi terkini Kota Mariupol Ukraina pasca Invasi Rusia
Kondisi terkini Kota Mariupol Ukraina pasca Invasi Rusia (Citra Satelit)

Sejak awal invasi, Rusia telah berusaha untuk merebut wilayah yang cukup antara Crimea, yang dianeksasi Rusia pada tahun 2014, dan bagian timur Ukraina, yang memiliki faksi separatis pro-Rusia, sehingga dapat lebih mudah memindahkan pasokan dan pasukan dari satu daerah ke daerah lain.

Dengan demikian, mereka telah memberikan penekanan yang signifikan untuk mengambil alih Mariupol, sebuah kota pelabuhan utama di sepanjang Laut Azov, yang warganya telah menghadapi beberapa taktik perang yang paling keras, termasuk pengeboman terhadap rumah sakit bersalin, teater, dan sekolah yang bertindak sebagai tempat penampungan.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina pekan lalu mengakui bahwa Rusia berhasil menciptakan koridor darat antara dua wilayah.

Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Akhir Tragedi,Presiden Turki Desak Rusia-Ukraina Sepakati Gencatan Senjata

Penilaian terbaru Pentagon sejalan dengan Gedung Putih, di mana direktur komunikasi Kate Bedingfield menggambarkan pergerakan di sekitar Kiev sebagai "penempatan kembali" dan bukan "penarikan" langsung.

"Semua orang harus berharap bahwa kita akan terus melihat serangan di seluruh Ukraina," kata Bedingfield.

"Jelas, pesan utama yang disampaikan presiden dalam perjalanannya ke Eropa minggu lalu adalah bahwa kita berada dalam kerja keras yang panjang, bahwa sekutu dan mitra kita harus tetap ada, bahwa tekad kita perlu tetap kuat, dan bahwa kita perlu terus menjalankan strategi yang menimbulkan biaya signifikan pada ekonomi Rusia dan, sekali lagi, memperkuat Ukraina di medan perang dan di meja perundingan," tuturnya

Selama sekitar seminggu terakhir, Amerika Serikat telah memperingatkan tentang kemungkinan serangan kimia di Ukraina, pemerintah menuduh pasukan Rusia melakukan kejahatan perang, dan Presiden Joe Biden menyerukan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak bisa terus berkuasa yang segera setelahnya memberikan klarifikasi atas pernyataannya tersebut.(*)

 Berita olahraga dan lainnya:

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Daftar Negara-negara Eropa yang Larang Pasukannya Bergabung dengan Pasukan Ukraina,

Seorang prajurit Ukraina berdiri di atas tank Rusia yang berhasil direbut, setelah bertempur dengan pasukan Rusia di Desa Lukyanivka di luar Kyiv, Minggu (27/3/2022).
Seorang prajurit Ukraina berdiri di atas tank Rusia yang berhasil direbut, setelah bertempur dengan pasukan Rusia di Desa Lukyanivka di luar Kyiv, Minggu (27/3/2022). (REUTERS/Marko Djurica.)
Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved