Jembatan Totgom Roboh
Kepala Desa Nek Baun Sudah Pernah Minta Pemkab Kupang Perbaiki Jembatan Totgom
Usulan tersebut tidak ditanggapi hingga Jembatan Totgom di wilayah Nek Baun roboh dan menewaskan dua warga, Rabu 30 Maret 2022.
Dijelaskan bahwa anggota keluarga korban, Yaner Kasmetan (43) mendapat informasi bahwa kedua korban telah pulang dari kebun menuju rumah dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X DH 2638 BZ.
Namun belum juga tiba di rumah. Sekitar pukul 19.00 Wita, isri dari Melaton, Fince Heldatinenti (51) mencari tahu keberadaan suami dan anaknya ke anggota keluarga terdekat yang diketahui bersama-sama beraktifitas di kebun.
Pada pukul 22.00 Wita, sang istri beserta unsur pemerintah desa berinisiatif mencari Melaton dan Desi.
Upaya pencarian membuahkan hasil. Anggota keluarga mendapati Jembatan Totgom roboh. Kemudian mencari dan menemukan sepeda motor yang digunakan kedua korban.
Selanjutnya, warga menemukan mayat Desi, sekitar 2 Km dari lokasi jembatan roboh. Kemudian menemukan mayat Melaton sekitar 3 Km.
Setelah menemukan, lanjut Imanuel, warga mengevaskuasi kedua korban ke rumah duka di RT 04 RW 02 Desa Nek Baun.
Kapolsek Amarasi Iptu Jony Sogeng mengatakan, penyebab runtuhnya jembatan karena termakan usia.
"Untuk sementara diduga jembatannya sudah tua dan pengaruh curah hujan yg banyak sehingga roboh," jelas Jony. Menurutnya, kejadian ini murni sebuah musibah. (cr9)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/jenazah-bapak-anak-korban-jembatan-roboh.jpg)