Jembatan Totgom Roboh
Dinas PUPR Kupang Bergerak Cepat, Lakukan Perhitungan Pembangunan Jembatan
Tim Dinas PUPR yang turun langsung ke lokasi kejadian mengukur dan menghitung semua kebutuhan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI- Robohnya jembatan di Amarasi Barat, Kabupaten Kupang yang menelan dua korban langsung ditanggapi cepat jajaran Dinas PUPR Kabupaten Kupang.
Tim Dinas PUPR yang turun langsung ke lokasi kejadian mengukur dan menghitung semua kebutuhan dalam perencanaan pembangunan jembatan baru.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kupang, Joni Nomseo, Kamis 31 Maret 2022 menjelaskan runtuhnya jembatan itu masuk dalam kategori bencana.
Baca juga: Warga Keberatan Harga Pertamax Naik, Antrean Di SPBU Mulai Mengular
Oleh karena itu dengan hasil perhitungan yang sudah mereka lakukan akan diserahkan kepada BPBD untuk dimasukan dalam anggaran tanggap darurat bencana di badan tersebut.
"Setelah saya tahu informasi itu langsung saya minta teman-teman untuk turun ke lapangan dan lakukan pengukuran dan perhitungan. Sebagai dinas teknis kami berkewajiban melakukan itu, setelah itu hasilnya kami serahkan kepada BPBD karena mereka yang punya anggaran soal kebencanaan," jelas Nomseo.
Dia menambahkan sebagai dinas teknis mereka siap mengerjakan bila anggaran yang mereka ajukan ke BPBD Kabupaten Kupang keluar.
Baca juga: Hidupi Minat dan Bakat Peserta Didik, SMAN 9 Kupang Gelar Pentas Seni
Dirinya belum dapat merincikan besaran biaya yang akan mereka sampaikan kepada BPBD karena tim baru turun melakukan pengukuran dan perhitungan.
Dia juga menginformasikan anggaran yang dialokasikan tahun ini untuk kebencanaan sekitar Rp 6 miliar sehingga dia berharap anggaran bisa cepat dikeluarkan dan jembatan tersebut bisa dikerjakan.(cr9)