Berita Nasional

Politisi PDIP Tertawai Anies Baswedan Soal Formula E: Katanya Berkapasitas Besar, Kok Hanya Segini?

Politisi PDIP, Gilbert Simanjuntak kini menertawai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pasalnya, arena sirkuit Formula E berkapasitas sangat minim.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Politisi PDIP tertawai Gubernur Anies Baswedan soal kapasitas sirkuit Formula E hanya 10.000 orang. Padalah awalnya merencanakan 100 ribu orang. Ada apa? 

POS-KUPANG.COM - Sampai saat ini PDIP Jakarta tak henti-hentinya mencercai Gubernur Anies Baswedan.

Orang nomor satu di DKI Jakarta itu bahkan ditertawai gegara Formula E yang hendak diselenggarakannya di ibu kota negara itu.

Sosok orang yang menertawai Anies Baswedan, adalah Politisi Partai Banteng Moncong Putih, Gilbert Simanjuntak.

Pemicunya, adalah kapasitas area sirkuit Formula E yang semulanya disebut mencapai 100 ribu penonton, faktanya ternyata tidak demikian.

Melalui keterangan tertulisnya pada Senin 28 Maret 2022, Gilbert Simanjuntak mengatakan, bahwa ada banyak kejanggalan dalam proyek tersebut.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP itu mengatakan, awalnya kapasitas sirkuit yang dibangun itu rencananya menampung 100 ribu orang.

Akan tetapi, lanjut dia, saat ini target penonton untuk ajang internasional tersebut hanya sejumlah 10.000 orang.

Makanya, lanjut dia, jika benar kapasitas sirkuit hanya 10 ribu orang, maka itu sesungguhnya sangat memalukan.

Baca juga: PDIP Temukan Fakta, Anies Baswedan Punya Surat Sakti Terkait Penyelenggaraan Formula E, Simak ini

Sebab, lanjut Gilbert, anggaran yang telah dihabiskan untuk ajang balap mobil bertaraf Internasional itu, sangat besar.

"Jumlah pengeluaran yang dihitung dengan commitment fee Rp 560 miliar, dan pembangunan trek Rp 150 miliar tentunya sangat menjadi hal yang mencengangkan,” ucapnya, Senin 28 Maret 2022.

Akan tetapi, katanya, seiring bergulirnya waktu, kok kapasitas sirkuit itu hanya segini? (10 rbu orang dari rencana awal 100 ribu orang.

“Bayangkan, sebuah sirkuit dengan penonton hanya 10.000 orang, padahal biaya yang dikeluarkan Rp 710 miliar, ini memalukan."

"Padahal target pemasukan dari tiket maksimal Rp 10 miliar," ucap Gilbert melalui keterangan tertulisnya, Senin 28 Maret 2022.

Politisi PDIP itu juga menuturkan, bahwa jumlah kerugian Rp 700 miliar tidak masuk akal.

Apalagi dalam penjelasan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang membandingkan dengan Sirkuit Mandalika.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved