IKN Nusantara

Bambang Susantono Ungkap Pesan Jokowi Usai Dilantik Menjadi Kepala Otorita IKN Nusantara

Untuk membangun kota dengan kondisi yang baik memerlukan waktu kurang lebih 15-20 tahun.

Editor: Alfons Nedabang
KOMPAS.COM/HO-SEKRETARIAT PRESIDEN
Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe saat dilantik sebagai Kepala Otorita dan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara periode 2022-2027 di Istana Negara, Jakarta, Kamis 10 Maret 2022. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Istana Negara, Jakarta, Kamis 10 Maret 2022.

Jokowi juga melantik Dhony Rahajoe menjadi Wakil Kepala Otorita IKN Nusantara.

Bambang Susantono mengatakan bahwa untuk membangun kota dengan kondisi yang baik memerlukan waktu kurang lebih 15-20 tahun.

"Untuk membangun kota dengan baik tentu memerlukan waktu 15-20 tahun biasanya sehingga kota itu itu benar-benar mempunyai roh atau soul of the city," katanya usai dilantik.

Baca juga: Jokowi Segera Lantik Kepala IKN Nusantara, Bambang Susantono Calon Kuat, Begini Profilnya

Membangun kota, kata Bambang, bukan hanya fisiknya saja. Dalam membangun kota harus dipikirkan kerekatan sosial serta interaksi antarwarganya.

"Bagaimana kota tersebut benar-benar akan menjadi jadi kota layak huni, humanis, dan livable," katanya.

Dengan telah dilakukannya pelantikan ia dan Wakil Kepala Otorita IKN akan segera membangun kota. Kota yang dibangun kata dia akan inklusif, hijau, cerdas, dan berkelanjutan.

"Jadi, kata-kata ini semua terangkum dalam kesatuan di mana kota tersebut dibangun untuk semua kalangan, a city for all, istilahnya karena itu sifatnya inklusif," tuturnya.

Presiden Jokowi menginstruksikan Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe agar IKN Nusantara dapat merefleksikan kota masa depan di Indonesia.

Baca juga: TNI Bangun Lanud Baru di IKN Nusantara, KSAU Siapkan Calon Pilot Rafale

"Bapak presiden harapkan ini kota akan menjadi satu kota yang dapat merefleksikan kota Indonesia di masa depan," kata Bambang.

Kota masa depan yang dimaksud baik itu pengelolaan maupun infrastruktur serta interaksi warga kota tersebut. Kota yang diwarnai digitalisasi namun tetap humanis.

"Bagaimana interaksi antarwarga, bagaimana digitalisasi mewarnai kota tersebut, dan tetap sekali lagi ini kota yang harus humanis, harus mengedepankan interaksi kerekatan sosial, kohesivitas antarwarga," tuturnya.

Bambang mengatakan setelah pelantikan, ia dan Dhony akan berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga yang telah menyiapkan konsep IKN, salah satunya Bappenas. Ia meminta dukungan masyarakat agar pembangunan IKN dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Baca juga: Minta ICMI Dukung IKN Nusantara, Jokowi: Bukan Sekadar Pindah Gedung

"Karena kota ini adalah kota yang merefleksikan kenusantaraan, kekitaan semua tentu dengan kearifan lokal yang sangat tinggi sesuai lokasi yang berada di Kaltim. Untuk itu kami mohon dukungan semua lapisan masyarakat untuk sama-sama kita membangun kota Nusantara sehingga menjadi kota yang inklusif hijau cerdas dan berkelanjutan," pungkasnya.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI Wandy Tuturoong mengatakan, proses selanjutnya Kepala dan Wakil Otorita IKN serta tim di dalamnya akan langsung terlibat dalam berbagai aturan turunan UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved