MotoGP Mandalika 2022
Sirkuit Mandalika Diaspal Ulang Gegara Rusak, Disebut Material Tak Sesuai? Nasib MotoGP 2022?
Kondisi Sirkuit Mandalika sedang dikeluhkan oleh sejumlah pembalap MotoGP.Kondisi aspal kini menjadi sorotan pembalap
"Ini adalah hari yang biasa di sirkuit baru," kata Marquez, dikutip BolaSport.com dari Motosan.es.
"Lintasannya sangat kotor dan sangat sulit menemukan jalur yang bagus. Ada garis hitam yang diikuti."
"Ini menarik. Saya suka dengan sektor 1 dan 4. Sektor 2 sangat cepat dan Anda perlu mengambil napas dalam-dalam sebelum sampai ke sana."

"Ini bukan trek yang sulit, tapi menyenangkan," sambung Marquez.
Marquez juga mengakui saat tes dihentikan sementara, petinggi MotoGP meminta pendapat para pembalap soal kondisi lintasan.
Sedangkan pendapat yang diutarakan Marquez adalah tes dilanjutkan dengan para pembalap harus turun ke lintasan agar bisa menghempaskan sisa kotoran dan kerikil ke luar trek.
"Kami sedikit berbicara sedikit tentang apa yang harus kami lakukan ketika lintasan basah," ujar Marquez.
"Komisi balapan datang dan menanyakan pendapat saya. Saya memberi tahu mereka hal terbaik adalah para pembalap keluar dan melaju. Tetapi tetap saja tidak ada yang mau."
"Saya adalah salah satu pembalap yang melakukannya, yang Anda lakukan adalah memindahkan kotoran dan dari satu tempat ke tempat lain. Keputusan itu akhirnya tepat, karena sebelum jam 3 Anda bisa meraih 20 lap."
Tikungan Mandalika setajam Pisau
Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, tak ketinggalan menyoroti lintasan Sirkuit Mandalika sebagai venue tes pramusim MotoGP.
Pada hari kedua tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika, sejumlah pembalap mengalami crash, salah satunya Jorge Martin.
Jorge Martin mengalami crash tatkala berupaya melibas tikungan 15 Sirkuit Mandalika dan terhempas ke area gravel.
Meski mampu bangun kembali, Jorge Martin merasa kesakitan setelah dirinya terjatuh di gravel Sirkuit Mandalika.
"Saya sedikit melebar saat di tikungan 10 yang mengarah ke kanan," kata Jorge Martin, dilansir BolaSport.com dari Motorsport.
"Jadi saat kami melintasi tikungan 15, saya mengalami kecelakaan parah dalam kondisi melaju dengan kecepatan sangat tinggi," imbuhnya.
Pembalap asal Spanyol tersebut lantas menyoroti material area gravel di Sirkuit Mandalika yang menurutnya aneh.
"Sungguh berbahaya, tapi memang itu adanya dan besok kami harus terus melaju," ucap Jorge Martin.
"Bagi kami, bisa saja membalap, tapi kami perlu sangat hati-hati dengan garis, lebih halus, dan mencoba tidak keluar darinya."
"Jadi saat membuat kesalahan kecil, Anda bisa mengalami insiden parah, poin lainnya adalah gravel sangat aneh dan itu menyakitkan," imbuhnya.
Bahkan, rekan setim Johann Zarco tersebut menilai bahwa gravel di Sirkuit Mandalika setajam pisau.
Rasa sakit karena terjatuh masih dirasakan Jorge Martin untuk waktu yang cukup lama karena gravel yang sangat keras.
Dengan adanya keluhan ini, peraih gelar Rookie of the Year MotoGP 2021 itu berharap adanya perubahan di area gravel.
"Saya tidak tahu kenapa, tapi saya masih kesakitan dari crash tadi," kata Jorge Martin menjelaskan.
"Saya hanya kehilangan kendali di bagian depan karena gravel sangat keras." (*)
Berita MotoGP lainnya:
