Berita Kota Kupang Hari Ini

Pengamat Laurensius : Banjir di Kota Kupang, Koordinasi Antara Birokrasi Tidak Berjalan Dengan Baik

kawasan pemukiman secara khusus di Kota Kupang yang berkembang pesat, itu kemudian secara masif mengurangi wilayah resapan

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Pengamat Kebijakan Publik dari FISIP Undana, Laurensius Sayrani 

Dikatakan, persoalan banjir lebih disebabkan oleh kebijakan infrastruktur jalan, dan drainase yang belum tuntas dikerjakan oleh pemerintah Kota Kupang.

"Di beberapa tempat sedang dikerjakan jalan dan drainase lebih parah terkena dampak banjir, bahkan daerah yang rasa sudah aman justru mengalami nasib yang sama. Ini menunjukkan bahwa pola pembangunan infrastruktur perlu dievaluasi agar ke depan banjir di Kota Kupang dapat ditekan atau diminimalisir. Kebijakan pembangunan sebagai jawaban untuk mengatasi banjir jangan sampai menciptakan banjir dikarenakan salah desain, " Jelas Ahmad.

Selain itu, menurut Ahmad, kali yang merupakan jalannya banjir yang melewati pemukiman penduduk belum ditata secara baik sehingga sedikit saja hujan banjir akan meluap ke pemukiman.

Pemerintah perlu menata kembali kali dalam kota yang juga menjadi penyebab meluapnya banjir. Hal ini penting karena jalur pembuangan air dari drainase justru ke kali, sementara kondisi kali tidak mampu menampung sehingga bisa meluap ke jalan dan pemukinan.

Sumber banjir selain yang disebutkan di atas juga perilaku hidup sehat masyarakat yang belum membudaya.

Cara membuang sampah disembarang tempat justru menimbulkan masalah yang merugikan. Oleh karena itu, pemerintah perlu memaksimalkan peran RT/RW untuk mengelola sampah rumah tangga secara baik (*)

Berita Kota Kupang Hari Ini 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved