Berita Belu Hari Ini
Bupati Belu Sudah Ingatkan Staf Responsif dengan Laporan Bencana
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD-KGEH, FINASIM mengatakan, pemerintah sudah mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada bencana
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD-KGEH, FINASIM mengatakan, pemerintah sudah mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada bencana.
Bagi masyarakat yang tinggal di dekat bantaran kali diharapkan waspada dengan banjir dan masyarakat di daerah pengunungan waspada longsor. Mengingat akhir-akhir ini intensitas hujan cukup tinggi. Begitu pun masyarakat yang tinggal di daerah pesisir selalu waspada dengan gelombang tinggi.
Bupati Agus Taolin mengatakan demikian saat ditemui wartawan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis 10 Febuari 2022.
Menurut Bupati Agus Taolin, Pemerintah Kabupaten Belu dalam posisi siaga bencana mengingat akhir-akhir ini intensitas hujan cukup tinggi sehingga sering terjadi banjir.
Baca juga: Bupati Belu Serahkan Bingkisan Hari Pers Nasional Untuk Lansia
Menyikapi situasi ini, pemerintah sudah siap siaga untuk menanggulangi bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Belu. Sebagai bupati, Agus Taolin sudah mengingatkan pimpinan OPD, camat dan kepala desa supaya lebih peka atau responsif dengan situasi sekitar dan juga responsif terhadap laporan masyarakat.
Selain mengingatkan jajarannya di pemerintahan, Bupati Belu juga selalu membangun sinergitas dengan instansi vertikal lainnya seperti TNI dan Polri. Bila terjadi bencana, pemerintah bersinergi dengan TNI Polri sama-sama terjun ke lapangan untuk menangani bencana seperti evakuasi, penularan bantuan tanggap darurat dan tugas lainnya.
Kata Bupati, setiap kejadian bencana, dirinya berusaha untuk turun ke lokasi guna melihat langsung situasi dan kondisinya.
"Mau siang atau malam kita turun pantau lokasi yang terjadi bencana. Kita tidak pergi begitu saja tapi bawa dengan bantuan makanan siap saji. Kita lakukan penanganan di sana", ujarnya.
Baca juga: Wakil Bupati Belu dan Istri Ikut Vaksin Booster
Kata Bupati, sikap responsif dari pemerintah terhadap situasi apapun harus ditingkatkan dan itu yang dinamakan siaga. Tak hanya itu, setelah mendapat laporan, pemerintah melalui dinas atau badan terkait segera turun ke lokasi untuk membantu masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Eda Fahik yang dikonfirmasi Pos Kupang. Com mengatakan, dirinya selalu siaga bencana sesuai dengan kewenangannya. Ia juga berusaha mengkomunikasikan dengan pemerintah provinsi dan pusat bila terjadi bencana di Kabupaten Belu.
Saat ini, bantuan tanggap darurat dari Dinas Sosial Provinsi NTT sudah disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Desa Tasain.
Camat Raimanuk, Roni Mau Luma mengatakan, dirinya sudah menghimbau masyarakat agar selalu waspada bencana, terutama bencana banjir dan longsor mengingat dengan topografi wilayahnya dan juga saat ini intensitas hujan cukup tinggi.
Tak hanya itu, mantan Kabag Humas dan Protokol ini selalu berusaha turun langsung ke lokasi untuk membantu penanganan bencana.
Hal yang sama juga dilakukan Sekretaris Camat Kakuluk Mesak, Boy Kotta. Katanya, pemerintah kecamatan sudah menghimbau kepada masyarakat di pesisir pantai agar selalu waspada gelombang tinggi, angin kencang dan banjir.
Menurut Boy, di awal tahun ini belum ada kejadian gelombang tinggi dan banjir yang menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, bencana angin kencang beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan bangunan poskesdes Kenebibi. (*)