Berita TTU Hari Ini
Banjir Rendam 97 Rumah Warga Desa Tualene, Kabupaten TTU
Sebanyak 97 rumah warga Desa Tualene, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten TTU, Provinsi NTT direndam banjir
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Sebanyak 97 rumah warga Desa Tualene, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten TTU, Provinsi NTT direndam banjir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, Rabu, 09/02/2022, Intensitas hujan cukup tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sekitar 2 jam pada Selasa, 08/02/2022 kemarin, menyebabkan banjir yang mengalir di Kali Bui Sena meluap dan merendam pemukiman warga.
Saat peristiwa itu terjadi, sejumlah warga desa tersebut berusaha menyelamatkan perabot rumah tangga serta bahan makanan yang ada di dalam rumah masing-masing. Meskipun demikian, banyak perabot dan bahan makanan yang tidak berhasil diselamatkan karena kejadian itu terjadi secara tiba-tiba.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Yosefina Lake saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian naas yang menimpa warga Desa Tualene itu.
Baca juga: Puluhan Rumah Terendam Banjir di Kawangu Kabupaten Sumba Timur
Menurut Yosefina, pasca menerima informasi tersebut, BPBD TTU melakukan tanggap cepat dengan terjun langsung ke lapangan memantau kondisi warga serta mendata kerugian yang dialami mereka.
"Kami sementara ini di lapangan data kerugian warga dan lihat kondisi mereka," tukasnya.
Ia mengakui bahwa, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Meskipun demikian, tidak sedikit harta benda milik warga, bahan makanan dan pakaian yang terendam banjir.
Dikatakan Yosefina, sebanyak 97 rumah warga yang direndam banjir itu tersebar di 7 RT di Desa Tualene.
Baca juga: Banjir di Karera Kabupaten Sumba Timur, 10 Rumah Terendam 21 KK Diungsikan
Ihwal tindak lanjut penanganan bencana banjir yang menimpa warga tersebut, tutur Yosefina, pihaknya akan melaporkan hasil pendataan di lapangan kepada Bupati TTU untuk selanjutnya diambil tindakan penyerahan bantuan terhadap masyarakat terdampak banjir.
"Besok kami lapor hasil pendataan tadi di sana kepada Bapak Bupati dahulu setelah itu baru kita informasikan kita kasih bantuan," ungkapnya. (*)