Berita Kupang Hari Ini
Harga Minyak Goreng Belum Merata Terapkan Subsidi Rp 14.000 di Pasar Inpres Naikoten
Harga minyak goreng masih belum stabil menerapkan subsidi Rp 14.000 di Pasar Inpres Naikoten Kota Kupang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Harga minyak goreng masih belum stabil menerapkan subsidi Rp 14.000 di Pasar Inpres Naikoten Kota Kupang.
Kepada POS-KUPANG.COM, salah satu pemilik kios sembako di pasar Inpres Naikoten, Sube mengatakan sudah satu Minggu menerapkan harga minyak subsidi Rp 14.000.
"Saya sudah satu Minggu jual Rp 28.000 untuk yang 2 liter. Untuk stok lama sudah habis," kata Sube.
Sube membeli minyak goreng dari toko dengan batasan maksimal 2 kardus per sekali order. "Kita dibatasi, katanya bagi-bagi dulu, " kata Sube.
Baca juga: Menteri Perdagangan Pastikan Tiga Hari Lagi HET Minyak Goreng Rp 11.500
Dia menambahkan kebanyakan belum menerapkan harga subsidi Rp 14.000 karena masih adanya stok minyak lama sehingga harganya masih tinggi.
Dibenarkan oleh Anton penjual sembako di pasar Inpres bahwa harga minyak masih tinggi dan belum menerapkan harga Subsidi Rp 14.000 karena stok lama masih ada.
"Kita jual minyak 2 liter masih dengan harga Rp 40.000. Tunggu stok lama habis baru beli yang subsidi. Mau bagaimana lagi harga subsidinya terlalu jauh," keluh Anton.
Dia juga menanggapi dengan adanya harga subsidi itu bagus, tidak masalah untuk Anton.
Baca juga: Sidak Harga Minyak Goreng, Tim Pemda Malaka Temukan Harga Mahal di Pedagang Ritel Kota Betun
Bagus. Dengan adanya subsidi tidak masalah sih, dengan harga jual seperti itu dan kita juga belinya lebih murah". Jelasnya.
Anton berharap semua harga bahan pokok kembali normal. "Saya berharap harga normal semuanya," katanya. (*)