Tips Sehat

Beda Gejala Omicron Pada Orang Yang Sudah Divaksin dan Belum Divaksin

tidak ada pasien Omicron yang mengalami kesulitan bernapas atau napas pendek. Gejalanya hanya menimbulkan rasa tidak nyaman

Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Beda Gejala Omicron Pada Orang Yang Sudah Divaksin dan Belum Divaksin 

POS-KUPANG.COM - Beberapa orang yang telah kena Covid-19 varian Omicron memiliki gejala yang lebih ringan daripada serangan varian sebelumnya.

Namun Covid-19 varian Omicron yang terbaru membuat kasus aktif di berbagai negara meningkat tajam.

Mengapa bisa seperti itu? Karena barian Omicron sangat cepat menular, namun memiliki gejala yang lebih ringan dari varian sebelumnya, yaitu varian Delta.

Lalu apa saja gejalanya?

Baca juga: Mendengkur Gejala Penyakit Sleep Apnea, Bisa Jadi Komplikasi Penyakit Jantung

Bagaimana gejala  Omicron pada orang yang sudah divaksin dan yang belum divaksin

Gejala Omicron pada orang yang sudah vaksin

Walaupun Omicron menunjukkan gejala yang cukup ringan dibandingkan varian SARS-CoV-2 lainnya, Omicron menunjukkan gejala yang berbeda pada orang yang sudah di vaksin dan belum di vaksin.

Hampir semua pasien yang sudah mendapatkan 2 dosis vaksin menunjukkan gejala ringan. Gejala ringan yang dimaksud adalah sakit tenggorokan, batuk, pilek, dan mudah lelah. Bahkan beberapa orang tidak menunjukkan gejala apapun.

Baca juga: Kuku Rapuh Gejala Penyakit Jamur Kuku, Bila Diabetes Maka Jamur Kuku Sebabkan Resiko Lebih Besar

Dilansir dari Newsweek, tidak ada pasien Omicron yang mengalami kesulitan bernapas atau napas pendek. Gejalanya hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, namun tidak sampai mengganggu seperti varian lain.

Gejala ini juga berlaku sama untuk orang yang sudah mendapatkan vaksin booster atau dosis ke-3. Gejala yang ditimbulkan sangat minim. Gejala paling parah biasanya disertai demam atau sedikit pegal-pegal di badan.

Baca juga: Batuk Rejan Sangat Menular, Kenali Gejala Penyakit Pertusis, Termasuk Tanda Pada Bayi

Orang yang belum divaksin gejalanya lebih parah

Orang yang belum divaksin ternyata menunjukkan gejala yang lebih parah dibandingkan dengan yang sudah divaksin. Tidak hanya itu, orang yang sudah vaksin namun baru 1 dosis juga menunjukkan gejala yang lebih parah.

Semua pasien yang mengalami sesak napas, sulit beraktivitas, dan butuh dirawat di rumah sakit adalah orang-orang yang belum menerima dosis vaksin yang lengkap. Tidak hanya dipengaruhi vaksin, gejala lebih parah juga ditunjukkan pasien yang memiliki penyakit komorbid.

Beberapa contoh penyakit komorbid yang menyebabkan gejala Omicron lebih parah antara lain asma, hipertensi, penyakit jantung, kanker, diabetes melitus, HIV, dan penyakit autoimun. Pasien dengan kondisi hamil, obesitas, dan lansia juga meningkatkan gejala Covid-19 walau sudah menerima vaksin.

Berita lain terkait Covid-19

Sumber: Kompas.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved