Jumat, 5 Juni 2026

Laut China Selatan

Laut China Selatan Kian Panas, China Usir USS Benfold Kapal Perusak AS yang Masuk Tanpa Izin

Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menyatakan, USS Benfold "secara ilegal" berlayar ke perairan teritorial China tanpa izin.

Tayang:
Editor: maria anitoda
TWITTER @US7THFLEET
Salah satu kapal perusak milik AS, USS Benfold. 

POS-KUPANG.COM- Situasi Laut China Selatan kian memanas.

Baru-baru ini Pasukan China mengawasi memperingatkan sebuah kapal perang AS yang memasuki perairan dekat Kepulauan Paracel di Laut China Selatan.

Hal ini dikonfirmasi oleh pihak militer China Kamis 20 Januari 2022.

Mengutip Reuters, Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menyatakan, USS Benfold "secara ilegal" berlayar ke perairan teritorial China tanpa izin.

Baca juga: Musuh Amerika Makin Kuat, Kapal Perang Canggih Terbaru China Masuk Layanan Laut China Selatan

Hal ini menjadi sebuah pelanggaran.

Yaitu melanggar kedaulatan negara, dan Angkatan Laut serta Angkatan Udara China melacak kapal perang itu.

"Kami dengan sungguh-sungguh menuntut agar pihak Amerika Serikat segera menghentikan tindakan provokatif seperti itu, jika tidak, maka akan menanggung konsekuensi serius dari peristiwa yang tidak terduga," ungkap Komando Teater Selatan PLA, seperti dikutip Reuters.

Sementara Angkatan Laut AS mengatakan, pelayaran USS Benfold "menegaskan hak navigasi dan kebebasan di sekitar Pulau Paracel, konsisten dengan hukum internasional".

Baca juga: Amerika dan China Kembali Baku Tantang di Laut China Selatan Saat Kapal USS Benfold Masuk Kawasan

"Pada akhir operasi, USS Benfold keluar dari klaim berlebihan (China) dan melanjutkan operasi di Laut China Selatan," kata juru bicara Armada ke-7 Angkatan Laut AS Mark Langford, seperti dilansir Reuters.

AS sering melakukan apa yang mereka sebut misi kebebasan navigasi di Laut China Selatan untuk menantang klaim teritorial China.

China telah mendirikan pos-pos militer di pulau-pulau buatan di perairan, yang dilintasi oleh jalur pelayaran vital dan juga mengandung ladang gas dan tempat penangkapan ikan yang kaya, tersebut.

Laut China Selatan telah menjadi salah satu dari banyak titik nyala dalam hubungan yang sulit antara China dan AS, dengan Washington menolak apa yang mereka sebut klaim teritorial yang melanggar hukum oleh Beijing.

Baca juga: Vietnam Menentang Klaim Laut China Selatan yang Tidak Sesuai Hukum Internasional: Juru Bicara

China mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan.

Sedang Taiwan, Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Filipina memiliki klaim yang tumpang tindih.

Berita Laut China Selatan lainnya

Artikel ini telah tayang di Kontan.Id dengan judul Kapal Perang AS di Laut China Selatan, China Beri Peringatan Keras

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved